RADAR SURABAYA - ES, 57, pencuri helm yang ditangkap Polsek Lakarsantri sudah tiga kali masuk tahanan. Dia nekat curi helm karena butuh uang untuk keperluan sehari-hari dan modal main judi merpati.
"Tiga kali (masuk tahanan). Dua kali mencuri helm dan nyopet sekali di Sawahan," kata tersangka ES, Rabu (25/3).
ES mengaku saat mencopet di Sawahan mendapatkan dompet berisi surat-surat. Namun tidak ada uangnya. "Untuk helm curian di Bringin, dijual Rp 60 ribu. Uangnya buat judi dara. Tidak pernah (menang besar) kalah terus," ucapnya.
Kronologi Curi Helm di Sambikerep Surabaya
Diberitakan sebelumnya, seorang pencuri helm yang terekam CCTV beraksi di area parkir minimarket Kelurahan Beringin Sambikerep Surabaya ditangkap polisi. Tersangka ES, 57, warga Jalan Banyu Urip Jaya, Sawahan Surabaya.
Kapolsek Lakarsantri Kompol Imam Solikin menjelaskan, aksi pencurian helm milik korban FD, 20, warga Sidotopo, Kenjeran terjadi pada Rabu (18/2) pukul 12.15.
Baca Juga: Tragis! Mahasiswa Semester Dua UB Tewas di Apartemen Malang, Sempat Tinggalkan Pesan di Medsos
Saat itu pelapor datang ke minimarket Beringin memarkir motornya di parkiran dan helm ditaruh di spion motor. Pelapor lalu masuk untuk melakukan transaksi di ATM dan membeli makanan siap saji.
Setelah berbelanja, kemudian pelapor keluar hendak pulang. Dia mendapati helm miliknya hilang. Setelah itu pelapor meminta bantuan karyawan minimarket untuk mengecek CCTV. Usut punya usut ternyata helm dicuri oleh pelaku yang tidak dikenal dengan ciri-ciri memakai jaket hitam.
Baca Juga: Dindik Jawa Timur Dukung Rencana Pemerintah Pusat Batalkan Wacana Sekolah Daring, Ini Alasannya
Atas kejadian tersebut korban melaporkan kasus pencurian ke Polsek Lakarsantri. "Setelah kami tindak lanjuti dan dilakukan penyelidikan, pelaku ditangkap di Taman Mundu, Tambaksari Kamis (26/2) sore," ujarnya, Sabtu (28/2).
Imam menjelaskan, tersangka ES merupakan residivis kasus serupa. Dia pernah ditangkap polisi pada Februari 2025 dan divonis sembilan bulan penjara. "Tersangka residivis. Pengakuan sudah lima TKP (di Lakarsantri), termasuk di kawasan ITS juga," terangnya.
Baca Juga: Pemprov Jatim Cek Dugaan Kendaraan Dinas Dipakai Mudik Terekam di Arteri Jombang
Mantan Kapolsek Tambaksari menegaskan, modus operandi tersangka keliling mencari sasaran helm acak di area parkir tempat perbelanjaan atau minimarket. Dia juga belanja atau menjadi pengunjung untuk memuluskan aksinya. "Dia pura-pura membeli juga. Terus pulang lihat helm bagus langsung dicuri," sebutnya. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto