Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tragedi Mercon Lebaran: RSUD Dr Soetomo Surabaya Rawat 8 Pasien Korban Ledakan Petasan, 1 Meninggal

Nurista Purnamasari • Selasa, 24 Maret 2026 | 19:18 WIB
Ilustrasi ledakan petasan. (Radar Surabaya)
Ilustrasi ledakan petasan. (Radar Surabaya)

RADAR SURABAYA - RSUD Dr Soetomo Surabaya mencatat delapan pasien masuk akibat ledakan mercon selama periode Lebaran 2026. Dari jumlah tersebut, satu pasien meninggal dunia, satu sudah diperbolehkan pulang, sementara enam lainnya masih menjalani perawatan intensif di ruang burn unit.

Kepala IGD RSUD Dr Soetomo, dr M. Hardian Basuki, Sp. OT, menyampaikan bahwa mayoritas korban adalah remaja. 

“Ya, di edisi Lebaran kali ini ada delapan pasien yang terawat karena korban mercon. Satu meninggal dunia dan satu sudah pulang. Jadi sekarang ada enam pasien masih dirawat di burn unit,” ujarnya dikutip dari Suara Surabaya, Selasa (24/3).

Baca Juga: Pesawat Militer Kolombia Jatuh Usai Lepas Landas, 66 Tentara Tewas

Seluruh pasien berasal dari luar Surabaya. Kasus terbanyak tercatat dari Jombang dengan tiga pasien, Kertosono dua pasien, serta masing-masing satu pasien dari Pasuruan, Mojokerto, dan Sidoarjo.

Dari sisi usia, enam pasien berusia di bawah 16 tahun, satu pasien berusia 26 tahun, dan satu pasien lanjut usia. 

Sebagian besar mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan 10–30 persen. Namun, terdapat satu pasien dengan luka bakar mencapai 82 persen yang akhirnya tidak dapat diselamatkan.

Baca Juga: Petasan Jumbo Meledak, Rumah Warga Pekalongan Hancur, 9 Remaja Luka-Luka

“Yang 82 persen ini yang paling tua, dan memang tidak selamat dalam perawatan. Sebab luka bakar di atas 80 persen itu angka harapan hidupnya sangat kecil, apalagi pada usia lanjut biasanya disertai penyakit penyerta,” jelas Hardian.

Selain luka bakar, beberapa pasien juga mengalami cedera tambahan seperti luka pada telinga, kepala, hingga gangguan saluran napas. 

“Dalam sejumlah kasus, kondisi pasien memerlukan penanganan lebih lanjut, termasuk penggunaan ventilator,” tambah Hardian.

Baca Juga: Surabaya Kota Multikultural dengan Jejak Pertahanan yang Berubah dari Fisik

Ke depan, edukasi dan pengawasan masyarakat diharapkan mampu menekan angka korban mercon, sehingga perayaan Lebaran tetap berlangsung aman dan penuh kebahagiaan. (sss/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#lebaran 2026 #surabaya #mercon #luka bakar #ledakan petasan #rsud dr soetomo #sidoarjo #mojokerto