RAAR SURABAYA – Kepadatan penumpang arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 H mulai terasa di Stasiun Surabaya Gubeng sejak Sabtu (14/3). Meskipun puncak kepadatan diperkirakan masih akan terjadi seiring dimulainya libur pekerja pada 18 Maret, pergerakan penumpang sudah menunjukkan tren peningkatan yang signifikan.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, memaparkan bahwa peningkatan kepadatan penumpang sudah terlihat jelas dalam beberapa hari terakhir.
"Kemarin secara total kereta yang di keberangkatan dari stasiun-stasiun wilayah Daop 8 Surabaya sudah mencapai angka 26.000 penumpang yang berangkat. Dan juga nanti mungkin bisa juga dilampaui 18 Maret, di mana sekarang data sementara sudah sebanyak 26.200. Kemungkinan akan terjadi di tanggal 18 Maret," ujarnya, Senin (16/3).
Baca Juga: Pernak-pernik Serambi MyPertamina
Lebih lanjut, Mahendro menyebutkan data pergerakan penumpang pada hari Minggu diperkirakan mencapai sekitar 40.000 orang. "Minggu ada sekitar 40.000 penumpang. Terdiri dari 20.000 penumpang yang akan berangkat, serta ada 19.500 penumpang yang akan tiba di seluruh stasiun wilayah Daop 8 Surabaya," tuturnya.
Untuk tujuan perjalanan, kota-kota besar di Pulau Jawa masih menjadi favorit utama penumpang, seperti Yogyakarta, Semarang, dan Bandung. Selain itu, Banyuwangi juga menjadi tujuan yang menarik perhatian, terutama bagi penumpang yang berangkat dari Malang dan Surabaya.
Mahendro juga menyebut hjngga saat ini, penjualan tiket sudah mencapai 63 persen dari total yang disediakan. "Total ada 371.000 dari 561.000 yang telah sediakan. Sedangkan untuk diskon pemerintah 30 persen sendiri masih tersedia dari 188.000 sudah terjual 119.000. Jadi memang keberangkatannya sudah dimulai dari tanggal 14 sampai 29 Maret 2026," jelas Mahendro.
Sementara itu, Stasiun Surabaya Gubeng sendiri mencatat rekor keberangkatan penumpang kemarin mencapai 9.000 orang. "Di hari ini mungkin tidak setinggi kemarin, tetapi masih pada kisaran antara 7.000 sampai 8.000 penumpang," katanya. (*)
Editor : Lambertus Hurek