Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Damkar Surabaya Siaga 24 Jam, Warga Diminta Cek Listrik dan Gas Sebelum Mudik

Dimas Mahendra • Jumat, 13 Maret 2026 | 17:37 WIB

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Surabaya saat melakukan apel kesiapan jelang masa mudik lebaran.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Surabaya saat melakukan apel kesiapan jelang masa mudik lebaran.

RADAR SURABAYA - Menjelang libur Lebaran 2026, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya menegaskan seluruh personel tetap bersiaga penuh.

Meski banyak warga melakukan perjalanan mudik, layanan pemadam kebakaran di Kota Pahlawan dipastikan berjalan normal untuk mengantisipasi berbagai potensi kedaruratan.

Kepala DPKP Surabaya, Laksita Rini Sevriani, menegaskan bahwa layanan Damkar tetap beroperasi seperti biasa.

“Untuk kesiapsiagaan menjelang libur Lebaran, Damkar Surabaya tetap siaga. Petugas tetap bertugas seperti biasa. Jika terjadi kondisi kedaruratan, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat 112 dan petugas Damkar akan langsung meluncur ke lokasi,” ujarnya, Jumat (13/3).

Selain kesiapsiagaan personel, DPKP juga menyiapkan armada tambahan untuk mendukung respons cepat terhadap kebakaran maupun evakuasi darurat.

Laksita mengingatkan warga yang hendak mudik agar memastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan.

Hal yang perlu diperhatikan antara lain memeriksa instalasi listrik dan mencabut perangkat yang tidak digunakan, kemudian menyalakan lampu teras atau menggunakan lampu otomatis agar rumah tetap terpantau.

Selain itu juga melepas tabung LPG dan mematikan jaringan gas rumah tangga untuk mencegah kebocoran.

“Stopkontak atau perangkat listrik yang tidak dipakai sebaiknya dicabut. Tabung LPG dilepas agar tidak terjadi kebocoran. Hal ini penting untuk mencegah kebakaran saat rumah kosong,” jelasnya.

Menurut evaluasi DPKP, kebakaran saat musim mudik kerap dipicu kelalaian penghuni rumah, seperti lupa mematikan listrik atau melepas tabung gas.

Faktor lain yang berisiko adalah gangguan hewan, misalnya tikus yang dapat merusak instalasi listrik.
Selain kebakaran, Damkar Surabaya juga tetap siap menangani evakuasi dan penyelamatan darurat lainnya.

Laksita berharap libur Lebaran 2026 berjalan aman tanpa insiden kebakaran. “Kami berharap rumah yang ditinggalkan tetap aman sehingga warga bisa berkumpul bersama keluarga tanpa rasa khawatir,” pungkasnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak bermain petasan sembarangan karena berpotensi memicu kebakaran. (dim/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#kedaruratan #surabaya #mudik lebaran #pemadam kebakaran #DPKP Surabaya