Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Person of The Year Piala Dunia U-17 Selebriti Sidoarjo Sport Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ramadan Baru Berjalan, Sampah Surabaya Sudah Tembus 1.730 Ton per Hari

Dimas Mahendra • 2026-03-09 19:15:29

Tumpukan sampah yang menggunung di TPA Benowo, Surabaya.
Tumpukan sampah yang menggunung di TPA Benowo, Surabaya.

RADAR SURABAYA – Produksi sampah rumah tangga di Kota Surabaya mengalami peningkatan selama bulan Ramadan.

Kenaikan ini dipicu meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat, terutama saat sahur dan berbuka puasa.

Data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya menunjukkan volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo mengalami kenaikan dibandingkan hari biasa.

Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Pemanfaatan Limbah DLH Surabaya, Ali Mustofa, menjelaskan rata-rata timbulan sampah harian meningkat dari sekitar 1.700 ton menjadi 1.730 ton per hari selama Ramadan.

“Ada sedikit kenaikan dari rata-rata sekitar 1.700 ton per hari menjadi sekitar 1.730 ton per hari,” ujar Ali Mustofa.

Meski terjadi peningkatan, Ali menilai kenaikan tersebut masih tergolong kecil. Namun, kondisi ini hampir selalu terjadi setiap Ramadan seiring meningkatnya aktivitas memasak serta konsumsi makanan di rumah tangga.

Sampah Organik Mendominasi

Menurut Ali Mustofa, jenis sampah yang paling banyak dihasilkan selama Ramadan adalah sampah organik, terutama sisa makanan.

“Dominasi sampah organik seperti sisa makanan. Untuk sampah plastik sampai sekarang belum ada peningkatan,” katanya.

Data tersebut merupakan rata-rata timbulan sampah yang dikirim dari berbagai wilayah di Surabaya menuju TPA Benowo setiap hari.

DLH Imbau Warga Kurangi Sampah Makanan

DLH Surabaya mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam mengatur pola konsumsi selama Ramadan. Hal ini penting untuk mencegah meningkatnya sampah makanan yang berlebihan.

Selain itu, masyarakat juga didorong melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga. Pemisahan antara sampah organik dan anorganik dinilai dapat membantu proses pengolahan sampah di Kota Surabaya menjadi lebih efektif dan ramah lingkungan.

Pemerintah kota berharap kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah terus meningkat sehingga volume sampah yang masuk ke TPA Benowo dapat ditekan, terutama selama periode Ramadan yang identik dengan peningkatan konsumsi rumah tangga.(dim) 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#sampah #surabaya #TPA Benowo #ramadan #organik