RADAR SURABAYA - Polisi menyelidiki kejadian robohnya tembok bangunan yang menimpa pengendara motor Laeli Wijayanti, 47, di Jalan Kebraon Indah Permai Blok J, Karangpilang Surabaya, Jumat (6/3) sore.
Akibat kejadian tersebut, korban asal Balasklumprik itu meninggal dunia saat perawatan di Rumah Sakit Siti Khadijah Sepanjang Sidoarjo.
Kanit Reskrim Polsek Karangpilang AKP Kusmianto mengatakan, setelah menerima laporan kejadian tersebut anggota Polsek Karangpilang mendatangi lokasi dan meminta keterangan saksi-saksi.
"Proses selanjutnya, setelah kami olah TKP, kami selanjutnya periksa saksi-saksi, lalu kita panggil (pemilik) gedung atau lokasi tersebut. Sehingga perkara jadi terang benderang," ujarnya, Minggu (8/3).
Ia melanjutkan dari keterangan saksi sementara bangunan sudah dalam terbengkalai lama. "Untuk sementara ini yang kita ketahui, bangunan terbengkalai, sudah beberapa tahun sehingga (roboh) menyebabkan korban MD (meninggal dunia)," ucapnya.
Kronologi Pengendara Motor Meninggal Tertimpa Tembok di Kebraon Surabaya
Diberitakan sebelumnya, seorang pengendara motor yang tertimpa tembok Laeli Wijayanti, 47, di Jalan Kebraon Indah Permai Blok J, Karangpilang Surabaya meninggal dunia di Rumah Sakit Siti Khadijah, Sidoarjo, Jumat (6/3).
"Pada saat perawatan di Rumah Sakit Siti Khadijah korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter," ujar Kanit Reskrim Polsek Karangpilang AKP Kusmianto, Jumat (6/3).
Sementara salah satu sekuriti perumahan setempat Budi, 55, menjelaskan saat kejadian dirinya berada di pos keamanan tak jauh dari lokasi. Awalnya, dia melihat korban mengendarai motor berbelok masuk ke Jalan Kebraon Indah Permai Blok J.
Saat itu cuaca hujan deras dan angin. "Saya dengar suara breek. Tak kira pohon roboh. Ternyata tembok, saya lihat korban jatuh. Korban tidak pakai helm," ucapnya ditemui di lokasi.
Dijelaskan Budi, tembok yang jatuh merupakan tembok ruko yang sudah lama kosong. Tembok tersebut berada di lantai empat. "Ruko kosong milik pengembang. Dulu katanya mau dibuat pasar. Ruko kosong 20 tahun lebih," terangnya.
Ia melanjutkan korban saat kejadian mengendarai motor seorang diri dan hendak menjemput anaknya yang les di salah satu bimbingan belajar Kebraon Indah Permai. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto