RADAR SURABAYA - Seorang pengendara motor yang tertimpa tembok Laeli Wijayanti, 47, di Jalan Kebraon Indah Permai Blok J, Karangpilang, Surabaya, dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Siti Khadijah, Sidoarjo, Jumat (6/3).
"Pada saat perawatan di Rumah Sakit Siti Khadijah korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter," ujar Kanit Reskrim Polsek Karangpilang AKP Kusmianto, Jumat (6/3).
Sementara salah satu sekuriti perumahan setempat Budi, 55, menjelaskan saat kejadian dirinya berada di pos keamanan tak jauh dari lokasi. Awalnya, dia melihat korban mengendarai motor berbelok masuk ke Jalan Kebraon Indah Permai Blok J.
Saat itu cuaca hujan deras dan angin. "Saya dengar suara breek. Tak kira pohon roboh. Ternyata tembok, saya lihat korban jatuh. Korban tidak pakai helm," ucapnya ditemui di lokasi.
Dijelaskan Budi, tembok yang jatuh merupakan tembok ruko yang sudah lama kosong. Tembok tersebut berada di lantai empat. "Ruko kosong milik pengembang. Dulu katanya mau dibuat pasar. Ruko kosong 20 tahun lebih," terangnya.
Ia melanjutkan korban saat kejadian mengendarai motor seorang diri dan hendak menjemput anaknya yang les di salah satu bimbingan belajar Kebraon Indah Permai.
Kronologi Pengendara Motor Tertimpa Tembok di Kebraon Surabaya
Diberitakan sebelumnya, seorang pengendara motor Laeli Wijayanti, 47, warga Balas Klumprik Wiyung tertimpa tembok saat melintas di Jalan Kebraon Indah Permai Blok J, Karangpilang, Surabaya, Jumat (6/3) pukul 13.45.
Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka patah tulang tangan dan leher. Korban dalam kondisi kritis dievakuasi ke Rumah Sakit Siti Khadijah Sepanjang Sidoarjo.
Ketua RW 13 Kelurahan Kebraon Setiagil mengatakan, peristiwa bermula saat di lokasi hujan deras disertai angin kencang. Sementara korban saat itu melintas berkendara motor dari arah barat masuk ke Jalan Kebraon Indah Permai Blok J, Karangpilang pukul 13.45.
"Saat di melintas kondisi hujan deras dan angin. Tembok di lantai 4 bangunan tiba-tiba jatuh menimpa korban pengendara motor," ujarnya, Jumat (6/3).
Setiagil menambahkan, setelah tertimpa tembok kondisi korban telungkup di jalan. Warga setempat lalu menolong korban membawa ke pinggir atau tempat aman.
"Korban luka patah tangan dan leher. Nggak sadar kritis. Saat ini korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Siti Khadijah Sepanjang," ucapnya. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto