Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Surabaya Bakal Luncurkan Voucher Parkir Suroboyo, Aman dan Anti Pemalsuan

Dimas Mahendra • Jumat, 6 Maret 2026 | 09:41 WIB

 

Pemkot Surabaya menyiapkan alternatif pembayaran parkir selain metode digital.
Pemkot Surabaya menyiapkan alternatif pembayaran parkir selain metode digital.

RADAR SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah menyiapkan inovasi baru dalam sistem pembayaran parkir. Melalui Voucher Parkir Suroboyo, masyarakat akan memiliki alternatif pembayaran selain metode digital.

Berbeda dengan karcis konvensional, voucher ini dicetak menggunakan kertas berstandar Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) yang memiliki tingkat keamanan tinggi, sehingga lebih sulit dipalsukan.

Kepala UPT Parkir Tepi Jalan Umum (TJU) Dinas Perhubungan Surabaya, Jeane Mariane Taroreh, menjelaskan bahwa voucher parkir ini dirancang dengan sistem keamanan berlapis.

“Voucher ini sudah memenuhi standar Peruri, ada nomor serinya untuk kodenya, baik untuk roda dua maupun roda empat. Jadi masyarakat bisa lebih tenang karena keamanannya terjamin,” ujarnya, Kamis (5/3).

Selain nomor seri, voucher juga dilengkapi QR Code dan informasi tarif parkir yang tercetak jelas. Dengan sistem ini, pengguna dapat mengetahui fungsi voucher sekaligus besaran tarif sejak awal.

“Di voucher sudah tertera tarif, Rp 2.000 untuk roda dua dan Rp 5.000 untuk roda empat. QR Code juga menunjukkan fungsi voucher tersebut,” tambah Jeane.

Desain voucher dibuat berbeda dari karcis parkir biasa. Tekstur kertas lebih tebal dan setiap lembar terdiri dari tiga bagian yang bisa dirobek sesuai kebutuhan transaksi.

Satu bagian disimpan oleh gerai penjual, sementara dua bagian lainnya digunakan oleh pengguna jasa parkir.

“Voucher ini sekaligus berfungsi sebagai karcis dan uang. Sebagian diberikan ke petugas parkir, sebagian disimpan pengguna sebagai bukti,” jelasnya.

Menurut Jeane, sistem ini diharapkan dapat meminimalkan pelanggaran seperti praktik penarikan parkir tanpa karcis.

“Supaya menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan, seperti pelanggaran tarik tanpa karcis. Ini menjadi evaluasi kami agar masyarakat lebih mudah membayar parkir dan terhindar dari penyalahgunaan,” tegasnya.

Ke depan, voucher parkir akan dipasarkan melalui berbagai gerai ritel modern di Surabaya sehingga mudah diakses masyarakat, terutama bagi warga yang tidak menggunakan pembayaran digital atau tidak membawa ponsel.

“Voucher ini untuk mempermudah masyarakat, misalnya orang tua atau yang tidak punya e-Tol, bisa membeli di toko modern,” kata Jeane.

Dishub Surabaya juga menyiapkan skema bundling untuk meningkatkan minat masyarakat. Dalam program ini, pembelian 10 lembar voucher akan mendapatkan tambahan dua lembar gratis.

“Kami sedang menyiapkan progres bundling. Jadi apabila membeli 10 lembar voucher, gratis dua lembar, berlaku kelipatannya,” pungkas Jeane.

Dengan penerapan sistem ini, Pemkot Surabaya berharap transparansi pembayaran parkir meningkat, kebocoran pendapatan daerah dapat ditekan, dan masyarakat memperoleh kemudahan dalam bertransaksi.

Voucher Parkir Suroboyo menjadi langkah nyata menuju sistem parkir yang lebih modern, aman, dan ramah bagi semua kalangan. (dim/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#parkir #surabaya #voucher parkir #Peruri #Voucher Parkir Suroboyo