RADAR SURABAYA - Prakiraan cuaca di Kota Surabaya pada Kamis, 5 Maret 2026, didominasi kondisi berawan hingga hujan ringan sejak pagi hingga malam hari. Suhu udara berkisar antara 27 hingga 31 derajat celsius, dengan suhu terasa maksimum mencapai 37 derajat celsius pada siang hingga sore hari.
Pada pukul 06.00 WIB, cuaca terpantau berawan dengan suhu 27 derajat celsius dan kelembapan 84 persen. Memasuki pukul 07.00 WIB, hujan disertai petir terisolasi mulai berpotensi terjadi, masih dalam kondisi langit tertutup awan tebal.
Memasuki pukul 08.00 hingga 11.00 WIB, hujan ringan bersifat sesaat diperkirakan turun di sejumlah wilayah dengan intensitas ringan. Suhu udara berangsur naik dari 28 hingga 30 derajat celsius. Kecepatan angin berkisar 18 hingga 24 kilometer per jam dengan arah dominan dari selatan.
Pada pukul 12.00 hingga 15.00 WIB, hujan ringan hingga sedang diprediksi masih terjadi secara bergantian. Suhu udara berada di angka 31 derajat celsius dengan suhu terasa mencapai 37 derajat celsius. Kelembapan udara berkisar antara 66 hingga 67 persen.
Menjelang sore pukul 16.00 WIB, hujan disertai petir terisolasi kembali berpotensi terjadi. Intensitas hujan cenderung meningkat pada pukul 17.00 hingga 20.00 WIB dengan curah hujan tertinggi diperkirakan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB mencapai 1,9 mm. Suhu udara perlahan turun dari 30 menjadi 27 derajat celsius pada malam hari.
Pada pukul 21.00 hingga 23.00 WIB, cuaca kembali berawan dengan peluang hujan ringan mulai menurun. Kelembapan udara tetap tinggi di atas 80 persen.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob di kawasan pesisir Surabaya akibat fase bulan purnama. Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kalianak, Greges, Kalimas Baru, Bulak, Kenjeran, hingga kawasan Pantai Timur dan Hutan Mangrove Surabaya.
Fenomena fase bulan purnama berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum sehingga memicu genangan di wilayah pesisir, terutama saat pasang terjadi bersamaan dengan hujan. Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di kawasan tersebut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mengamankan barang berharga, serta memantau informasi cuaca dan peringatan resmi dari BMKG secara berkala.
Warga juga diharapkan memperhatikan kondisi saluran air guna meminimalkan risiko genangan akibat kombinasi hujan dan pasang air laut. (*)
Editor : Lambertus Hurek