RADAR SURABAYA - Anggota Komisi V DPR RI Arizal Tom Liwafa berhasil menyelesaikan pendidikan Strata 3 di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Ia sukses mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka yang digelar di Kampus Pascasarjana Unair.
Dalam disertasi berjudul Pengaruh Entrepreneurial Orientation dan Knowledge Transfer Terhadap Innovation Aesthetics dan Sustainable Competitive Advantage, Tom meneliti bagaimana orientasi kewirausahaan dan transfer pengetahuan mampu mendorong inovasi estetika serta menciptakan keunggulan kompetitif berkelanjutan, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Tom Liwafa menempuh pendidikan S3 Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) selama 3 tahun 8 bulan. Ia mengaku proses tersebut tidak mudah karena harus membagi waktu antara kuliah dengan tugas sebagai anggota DPR RI serta menjalankan bisnis.
"Membagi waktu antara kuliah dan menjadi anggota DPR RI serta pengusaha tidak gampang tentu dengan pengorbanan," ujarnya.
Ujian terbuka tersebut juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak serta Utusan Presiden Bidang Pariwisata Zita Anjani.
Dengan gelar doktor yang diraih, ia berniat memberikan hasil penelitiannya sebagai masukan bagi sesama pelaku UMKM. "Saya akan memberikan disertasi ini kepada kawan-kawan, khususnya di sektor UMKM atau UKM, semoga bisa menjadikan masukan buat teman teman untuk selalu berinovasi," katanya.
Ia menambahkan bahwa dirinya termotivasi untuk memberikan manfaat bagi orang lain melalui hasil kajiannya dengan kuliah hingga S3.
"Saya pikir kita sebaik baiknya orang kan yang bermanfaat bagi orang lain. Penelitian ini nanti juga selain kemudian kita jadikan sebagai guidance buat kawan-kawan untuk melihat lebih jauh, ternyata dunia akademisi nggak salah. Nanti juga ini akan kita bikin buku jadi kita berdampak bukan hanya secara perekonomian tapi juga dengan tulisan," ungkap Tom.
Menurutnya, kunci bagi pengusaha untuk tetap bertahan adalah dengan terus berinovasi. "Bagaimana kemudian kita ini sebagai seorang entrepreneur itu selalu melakukan inovasi agar produk kita itu tidak tergerus dengan zaman," jelasnya. (*)
Editor : Lambertus Hurek