Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pekerja Meninggal Dunia Terombang-ambing di Gondola Apartemen Surabaya Barat, Polisi Periksa 6 Orang Saksi

M. Mahrus • Selasa, 3 Maret 2026 | 19:14 WIB

 

Seorang pembersih kaca tersapu angin dan bergelantungan di salah satu apartemen kawasan Surabaya Barat saat hujan deras menerjang Kota Pahlawan, Senin (2/2) sore.
Seorang pembersih kaca tersapu angin dan bergelantungan di salah satu apartemen kawasan Surabaya Barat saat hujan deras menerjang Kota Pahlawan, Senin (2/2) sore.

RADAR SURABAYA - Satreskrim Polrestabes Surabaya menyelidiki peristiwa meninggalnya ES, pekerja yang terombang-ambing di gondola saat melakukan pengerjaan di apartemen kawasan Surabaya Barat, Senin (2/3). 

"Masih lidik. Masih diperiksa semua, ada enam orang saksi diperiksa," ujar Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto kepada Radar Surabaya, Selasa (3/3).

Edy menambahkan, enam orang saksi yang diperiksa diantaranya dari pihak pengelola apartemen dan pihak yang mendapatkan pekerjaan pembersihan. "Yang jelas masih lidik semua," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, satu pekerja yang yang terombang-ambing tersapu angin di gondola apartemen kawasan Surabaya Barat meninggal dunia setelah dievakuasi, Senin (2/3) sore.

Korban meninggal dunia ES, 51, warga Tambak Wedi Kenjeran. Sementara korban luka RB, 56, warga Tambak Wedi.

"Satu orang yang terombang-ambing luka di kepala dan meninggal dunia," ujar Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya M Rohim, Senin (2/3).

Dia menambahkan, untuk satu pekerja lainnya mengalami luka-luka dan syok. Korban luka dievakuasi ke Rumah Sakit William Booth Surabaya. 

"Tadi setelah menerima laporan kami kerahkan dua Unit Tim Rescue dari Wiyung dan Pasar Turi. Evakuasi melibatkan tim sana ada gondola rescue dan BPBD," ucapnya.

Dijelaskan Rohim, saat kejadian korban sebenarnya sudah mau turun karena cuaca hendak turun hujan dan angin kencang.

Namun baru sampai di lantai 26, sudah hujan dan angin kencang. Satu orang pekerja lepas dari gondola dan terombang-ambing di ketinggian.

"Ada dua gondola. Ini (korban) bagian sealant. Ada yang membersihkan ada yang sealant, jadi ada dua gondola. Pas hujan satu sudah turun. Ini sudah mau turun posisi tinggi mau turun cuma nggak nutut. Yang satu sudah turun. Yang satu posisi masih di lantai 26," bebernya. (rus/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#gondola #pekerja tewas #surabaya #hujan deras #apartemen #Angin Kencang #surabaya barat