RADAR SURABAYA - Industri kreatif berbasis wahana permainan dan pengalaman interaktif terus menunjukkan pertumbuhan di Surabaya.
Perubahan gaya hidup masyarakat yang kini mengutamakan quality time dan meaningful experience menjadi salah satu faktor pendorongnya.
Salah satunya adalah B Play Playground yang hadir untuk pertama kalinya di Surabaya.
Mengusung tema The Joy Factory, wahana ini digelar mulai 27 Februari hingga 31 Mei 2026 di Ciputra World Surabaya.
Konsep yang dihadirkan bukan sekadar taman bermain biasa.
Playground ini menawarkan family friendly immersive play experience, yakni ruang bermain interaktif yang menggabungkan seni, desain, dan teknologi dalam satu perjalanan naratif tentang kebahagiaan.
Co-Founder B Play, Christie Erin, menjelaskan bahwa konsep immersive playground menjadi pembeda utama.
Pengunjung diajak merasakan pengalaman multi sensori melalui sentuhan, cahaya, ilustrasi, hingga instalasi interaktif.
“B Play ini adalah immersive playground, dimana kami memberikan pengalaman yang interaktif dan penuh kombinasi. Ada sentuhan sensori, karya seni, ilustrasi, sampai perpaduan teknologi,” ujarnya, Jumat (27/2).
Dalam periode tiga bulan penyelenggaraan, konsep playground juga akan diperbarui secara berkala.
Setiap empat hingga delapan minggu, playground ini akan melakukan penyegaran tema agar pengunjung mendapatkan pengalaman berbeda.
“Total ada delapan immersive experience dengan tema berbeda di setiap area. Semua umur bisa menikmati, mulai usia dua tahun sampai dewasa karena memang konsepnya untuk keluarga,” tambah Erin.
Delapan instalasi utama tersebut dirancang membentuk satu alur perjalanan. Dimulai dari Beacon, lorong cahaya yang membangun rasa penasaran.
Kemudian Bounce dan Boop yang menghadirkan interaksi fisik dengan respons cahaya.
Bubble by Cleo mengajak pengunjung bernostalgia lewat gelembung dan ayunan melingkar.
Sementara Bliss bekerja sama dengan Sciencewerk dan Buoy bersama Martcellia Liunic menghadirkan pengalaman proyeksi cahaya yang lebih kontemplatif.
Di area Buoy, tersedia ball pit berukuran besar yang menjadi favorit anak-anak.
Selanjutnya, Borne menjadi ruang reflektif dengan objek melayang yang mengajak pengunjung memperlambat langkah.
Perjalanan ditutup dengan Beam, terowongan LED 360 derajat bertema galaksi yang menghadirkan pengalaman visual imersif tanpa batas.
Menurut Erin, saat ini masyarakat tidak hanya mencari tempat yang fotogenik, tetapi juga ruang yang memberikan keterlibatan emosional.
“Sekarang orang mencari ruang yang tidak cuma cantik atau fotogenik, tetapi juga menghadirkan pengalaman partisipatif. B Play ingin hadir sebagai ekosistem itu,” tegasnya.
Antusiasme pengunjung pun terlihat sejak hari pertama.
Salah satunya Tiffany Soetanto yang datang bersama keluarganya. Ia menilai playground ini cocok untuk menghabiskan waktu bersama anak.
“Target pasarnya memang keluarga. Anak-anakku sangat suka. Dari mata mereka kelihatan sekali senangnya, terutama lampu-lampunya. Tadi di mandi bola sampai hampir satu jam tidak mau keluar,” katanya.
Ia menambahkan, suasana yang ramah anak membuat orang tua merasa nyaman.
Menurutnya, tempat ini menjadi alternatif aktivitas keluarga di Surabaya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pengalaman berbeda. (sam)
Editor : Nofilawati Anisa