RADAR SURABAYA - Apes dialami Slamet Guntoro warga Jalan Tembok Dukuh V, Bubutan Surabaya, Kamis (26/2) petang. Dia mengalami luka patah tulang kaki dan luka di kepala setelah tertimpa tandon air di kamar mandi rumahnya.
Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya M Rokhim mengatakan, kejadian tersebut bermula saat korban sedang mandi di kamar mandi rumah. Mesin pompa air dinyalakan sehingga air mengalir untuk mengisi tandon air.
"Diduga penyangga tandon yang terbuat dari balok kayu tidak cukup kuat atau sudah rapuh. Ketika tandon terisi air, penyangga tersebut tidak mampu menahan beban hingga akhirnya ambrol," ujarnya, Kamis malam (26/2).
Tandon yang berisi air itu jatuh menimpa korban yang berada tepat di bawahnya. Insiden tersebut lalu dilaporkan warga ke petugas DPKP Surabaya.
Satu Unit Tim Rescue tiba di lokasi langsung melakukan upaya evakuasi korban dari kamar mandi. Saat evakuasi petugas sempat mengalami kendala karena akses ke lantai dua sempit. Tim Rescue berhasil mengevakuasi korban pukul 19.18.
"Kondisi korban ada luka di kepala, patah (tulang) kaki dan luka 5 centimeter di pelipis," ucapnya. Rokhim menjelaskan, korban setelah diturunkan lalu dibawa ambulans PMI ke Rumah Sakit Kemenkes Surabaya untuk mendapatkan perawatan medis. (rus/nur)
Editor : Nurista Purnamasari