Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Main Jambak, Cekik, dan Tendang Ibu Kandung, Pemuda di Petemon Surabaya Ditahan

M. Mahrus • Minggu, 22 Februari 2026 | 15:03 WIB

 

PELAKU: RA, anak yang menganiaya ibunya di Petemon, Surabaya.
PELAKU: RA, anak yang menganiaya ibunya di Petemon, Surabaya.

RADAR SURABAYA - Kelakuan RA sungguh kelewatan. Pemuda asal Petemon, Sawahan, Surabaya ini nekat menganiaya ibu kandungnya sendiri, U hingga mengalami sejumlah luka memar di tubuhnya dan trauma.

Akibat perbuatannya, pelaku dilaporkan ke Polrestabes Surabaya. Kini pelaku sudah ditetapkan tersangka dan ditahan di rumah tahanan Mapolrestabes Surabaya.

Kasatres PPA dan PPO Polrestabes Surabaya Kompol Melatisari mengatakan kasus tersebut dilaporkan pihak korban pada awal Februari 2026. Setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan, pelaku ditetapkan tersangka.

"Tersangka sudah ditahan sejak 6 Februari 2026," ujarnya kepada Radar Surabaya, Minggu (22/2).
Melati menjelaskan, tersangka melakukan tindakan penganiayaan terhadap ibunya sangat sering.

Puncaknya pada awal Februari 2026. Aksi penganiayaan itu dilakukan di rumah kawasan Petemon, Sawahan.

"Sering. Kemarin itu puncaknya," terangnya. Ditanya terkait motif tersangka menganiaya ibunya, Melati belum menjawab.

Sementara dalam konten video yang diunggah akun Instagram Kapolrestabes Surabaya @lutfhie.daily tersangka mengaku melakukan penganiayaan kepada ibu kandungnya dengan cara menjambak, mencekik dan menendang kaki.

"Saya jambak saya cekik. Sama saya tendang kakinya. Dia berontak saya jambak dari belakang," ucap tersangka RA saat diinterogasi Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan.

Aksi kekerasan itu diduga dilakukan tersangka saat emosi dan meminta uang. Bahkan tersangka juga kerap mengancam ibunya dengan kata-kata kasar.

Apabila tidak diberi uang, tersangka mengancam akan menaruh sang ibu di panti atau akan dibunuh. (rus/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#aniaya ibu kandung #surabaya #KDRT #ibu kandung #polrestabes surabaya