RADAR SURABAYA - Warga Kota Surabaya pada Minggu (22/2) ini bisa menjalankan ibadah puasa dalam suasana sejuk. Cuaca sepanjang hari didominasi mendung, dengan potensi hujan yang meningkat sejak siang hingga malam hari.
Pada pagi hari, cuaca cenderung berawan tebal sejak pukul 05.00 hingga 10.00. Suhu udara berkisar antara 26–30 derajat Celsius dengan kelembapan cukup tinggi, yakni 72–84 persen.
Angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan sekitar 11–13 km per jam. Meski belum ada hujan, kondisi terasa gerah dengan suhu terasa mencapai 34 derajat Celsius menjelang siang.
Memasuki siang hari sekitar pukul 11.00 hingga 14.00, potensi hujan mulai muncul. Hujan ringan hingga hujan disertai petir diperkirakan terjadi secara lokal, dengan peluang meningkat hingga 56 persen pada pukul 14.00.
Suhu udara tetap di kisaran 30 derajat Celsius, namun suhu terasa bisa mencapai 36 derajat Celsius akibat kelembapan yang tinggi.
Pada sore hingga malam hari, hujan diprediksi semakin meluas. Mulai pukul 15.00 hingga 19.00, hujan ringan hingga sedang disertai petir berpotensi terjadi dengan peluang mencapai 70 persen.
Suhu udara perlahan turun dari 30 menjadi 27 derajat Celsius, dengan kelembapan meningkat hingga 83 persen. Angin cenderung melemah pada malam hari.
Memasuki malam hingga larut, sekitar pukul 20.00 hingga 23.00, hujan masih berpotensi turun meski dengan intensitas lebih ringan. Suhu berkisar 26–27 derajat Celsius dengan kelembapan tinggi mencapai 88 persen, membuat udara terasa lebih lembap dan hangat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa selama Februari, wilayah Jawa Timur termasuk Surabaya masih berada dalam periode puncak musim hujan.
Masyarakat diminta waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai petir dan angin kencang, terutama pada siang hingga malam hari. Selain itu, genangan dan banjir lokal juga berpotensi terjadi di sejumlah titik rawan. (*)
Editor : Lambertus Hurek