Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

BI Jatim Siapkan Rp 24,6 Triliun Uang Layak Edar, Layanan Penukaran Dibuka di 240 Titik

Mus Purmadani • Jumat, 20 Februari 2026 | 14:37 WIB
Layanan penukaran uang Bank Indonesia lewat Kas Keliling.
Layanan penukaran uang Bank Indonesia lewat Kas Keliling.

RADAR SURABAYA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur menyiapkan Uang Layak Edar (ULE) sebesar Rp 24,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 H.

Kepala Perwakilan BI Jatim, Ibrahim menegaskan, penyediaan Rp 24,6 triliun merupakan langkah antisipatif menghadapi lonjakan kebutuhan uang tunai selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI).
Momentum hari raya secara konsisten mendorong peningkatan konsumsi serta mobilitas masyarakat.

“Sebagai wujud komitmen Bank Indonesia untuk memenuhi ketersediaan uang rupiah yang berkualitas dan terpercaya bagi masyarakat, Bank Indonesia mempersiapkan Uang Layak Edar untuk memenuhi kebutuhan Ramadan dan Idulfitri 1447 H di wilayah Jawa Timur sebesar Rp 24,6 triliun,” ujar Ibrahim, Jumat (20/2).

Jumlah tersebut meningkat 5,6 persen dibandingkan realisasi tahun 2025 yang sebesar Rp 23,3 triliun. Kenaikan itu mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan ekonomi serta meningkatnya aktivitas masyarakat selama periode RAFI.

“Antisipasi kenaikan jumlah ULE yang kami siapkan mempertimbangkan peningkatan mobilitas masyarakat selama periode RAFI serta pertumbuhan ekonomi akibat konsumsi yang meningkat,” imbuhnya.

Mobil Kas Keliling hingga Penukaran Terpusat

Untuk memastikan distribusi berjalan optimal, BI membuka berbagai kanal layanan penukaran uang mulai 19 Februari hingga 15 Maret 2026.

Layanan Mobil Kas Keliling tersedia pada 19 Februari–13 Maret 2026 di sejumlah titik strategis seperti rumah ibadah, pusat keramaian, dan jalur mudik.

Kehadiran mobil kas keliling ini diharapkan memperluas akses masyarakat terhadap penukaran uang resmi.

Selain itu, BI bersinergi dengan industri perbankan membuka 240 titik penukaran pada 24 Februari–15 Maret 2026 yang tersebar di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, termasuk Malang, Kediri, dan Jember.

Tak hanya itu, BI juga menggelar penukaran terpusat pada 7 Maret 2026 di Ciputra World Surabaya (New Life Ballroom) serta 8 Maret 2026 di Grand City Convention and Exhibition (Ballroom Lt. 4). Layanan skala besar ini dirancang lebih tertib dengan sistem kuota.

Masyarakat diimbau melakukan pendaftaran melalui aplikasi PINTAR pada laman pintar.bi.go.id untuk memastikan kepastian kuota dan kelancaran layanan. BI menegaskan seluruh penukaran resmi tidak dipungut biaya.

Selain memastikan kecukupan uang tunai, BI juga mendorong optimalisasi transaksi non-tunai melalui QRIS, uang elektronik, BI-FAST, dan digital banking dengan prinsip cepat, mudah, murah, aman, dan handal (CeMuMuAH).

Masyarakat juga diingatkan untuk menerapkan prinsip 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) guna menghindari peredaran uang palsu serta menumbuhkan semangat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah selama bulan suci Ramadan dan Idulfitri. (mus/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#penukaran uang baru #surabaya #perbankan #Jawa Timur #Kas Keliling #bank indonesia #bi #BI Jawa Timur