Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Keseruan Penampilan Beragam Budaya di Perayaan Imlek Kampung Tambak Bayan Surabaya

Andy Satria • Rabu, 18 Februari 2026 | 14:09 WIB
PERAYAAN IMLEK: Pertunjukan Barongsai di kampung Tambak Bayan, Surabaya menghibur para warga saat perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Selasa (17/2).
PERAYAAN IMLEK: Pertunjukan Barongsai di kampung Tambak Bayan, Surabaya menghibur para warga saat perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Selasa (17/2).

RADAR SURABAYA - Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di kawasan Kampung Pecinan Tambak Bayan Tengah, Kelurahan Alun-Alun Contong, Surabaya, berlangsung meriah.

Suasana kampung tampak semarak dengan hiasan ornamen khas Imlek yang menghiasi sepanjang jalan.

Tak hanya dihadiri warga Tambak Bayan, perayaan Imlek di kampung ini juga menarik perhatian masyarakat dari luar kampung.

Banyak pengunjung datang untuk menyaksikan kemeriahan acara. Bahkan tak sedikit yang berburu foto di sudut-sudut kampung yang telah didekorasi dengan nuansa Tionghoa.

Ketua RT 2/RW 2 Tambak Bayan Tengah, Piyono, mengatakan, perayaan Tahun Baru Imlek setiap tahun selalu terasa ramai.

Antusiasme warga, baik dari dalam maupun luar Tambak Bayan, dinilai sangat tinggi.

“Perayaan Tahun Baru Imlek tahun ini sangat ramai. Antusias warga Kampung Tambak Bayan dan juga dari luar sangat tinggi, karena memang setiap tahun kita rayakan bersama-sama,” ujar Piyono, Selasa (17/2).

Menurut dia, persiapan kegiatan Imlek 2577 Kongzili di Tambak Bayan telah dimulai sejak dua minggu sebelum hari puncak perayaan. Beragam pertunjukan seni dan budaya ditampilkan untuk menghibur warga.

Acara diawali dengan pertunjukan barongsai yang berkeliling kampung dan menyambangi rumah-rumah warga.

Selain itu, anak-anak turut menampilkan pertunjukan bantengan.

Kemeriahan juga semakin terasa dengan adanya tari Rea-Reo dan tari Remo yang menjadi bagian dari budaya lokal Jawa Timur.

Tak berhenti di siang hari, pada malam harinya warga juga disuguhi pertunjukan wayang.

Beragam kesenian Tionghoa dan budaya lokal tersebut dipadukan dalam satu kebersamaan.

“Banyak pertunjukan seni budaya dari Tionghoa dan budaya lokal. Tujuannya agar warga bisa hidup rukun dan guyub, serta memperkuat toleransi antarsemua. Kita melibatkan semua elemen masyarakat, semuanya terlibat dalam pertunjukan,” jelasnya.

Di Kampung Tambak Bayan sendiri, terdapat 131 kepala keluarga (KK) yang merayakan Tahun Baru Imlek.

Meski demikian, perayaan ini terbuka untuk siapa saja yang ingin datang dan merasakan suasana kebersamaan.

Panitia juga menyediakan spot foto di satu tempat, warga sekitar menyebutnya rumah besar yang dihias dengan dekorasi khas Imlek. Warga maupun pengunjung bebas berfoto di lokasi tersebut.

Area ini menjadi salah satu titik favorit, untuk mengabadikan momen perayaan Imlek di Surabaya. (sam/opi)

 

 

Editor : Nofilawati Anisa
#tahun baru imlek #surabaya #Kampung Tambak Bayan #kampung pecinan #Perayaan Imlek #alun alun contong