RADAR SURABAYA - Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di Pondok Pesantren (ponpes) Miftachussunnah Jalan Kedung Tarukan babak belur dihajar massa di Jalan Pacar Kembang, Surabaya, Selasa (17/2) malam. Tersangka Yahya Achmad, 22, warga Jalan Sawah Pulo Kulon, Ujung Semampir Surabaya.
Salah satu santri Hidayat Jati, 20, mengatakan aksi pencurian motor terjadi Selasa (17/2) pukul 18.20. Saat itu motor Honda Vario milik Faisol diparkir di depan aula pondok. Sementara korban dan beberapa santri salat magrib berjamaah.
Setelah salat, santri dan ustad membaca wirid. Tak lama kemudian datang pelaku yang mencuri motor korban. "Kejadiannya pas pembacaan wirid. Santri keluar melihat pelaku sudah membawa motor ustad Faisol. Terus dikejar dan diteriaki maling," ujarnya kepada Radar Surabaya, Rabu (18/2).
Pelaku yang bertugas eksekutor kabur melarikan diri. Dia lalu dikejar santri dan belasan warga sekitar pondok pesantren. "Pelaku dikejar tertangkap di Jalan Pacar Kembang. Iya sempat dimassa di sana. Dia mengaku warga Bulak Banteng," sebutnya.
Santri asal Karawang ini menambahkan, untuk pelaku yang ditangkap berperan eksekutor. Sedangkan untuk temannya yang membawa motor sarana berhasil kabur. Menurutnya, rumah kontak motor korban sudah rusak. Sebab, sebelumnya juga pernah menjadi sasaran percobaan pencurian.
Kanit Reskrim Polsek Tambaksari AKP Sukram membenarkan bahwa pelaku pencurian kendaraan motor yang beraksi di ponpes Jalan Kedung Tarukan sudah diamankan di Mapolsek Tambaksari.
"Benar sudah diamankan. Tersangka inisial YA," terangnya. Sukram menjelaskan, dari tangan tersangka polisi menyita barang bukti sebuah kunci T, sebuah mata kunci T, sebuah kunci motor dan motor Honda Vario (milik korban). (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto