RADAR SURABAYA - Cuaca di Surabaya pada Rabu, 18 Februari 2026, diperkirakan didominasi kondisi berawan tebal dengan potensi hujan sejak pagi hingga malam hari. Sejak pukul 07.00 WIB, hujan ringan disertai langit mendung sudah berpeluang terjadi dengan suhu sekitar 27 derajat Celsius dan kelembapan 84 persen.
Memasuki pukul 09.00, hujan ringan masih berlanjut dengan suhu meningkat hingga 30 derajat Celsius. Pada pukul 10.00 hingga 11.00, cuaca cenderung mendung dengan suhu mencapai 31 derajat Celsius dan angin bertiup cukup kencang hingga 15 kilometer per jam.
Siang hari menjadi periode yang perlu diwaspadai. Mulai pukul 12.00, hujan kembali turun dan berpotensi meningkat menjadi badai petir terisolasi pada pukul 13.00 hingga 16.00. Suhu udara berkisar 30–32 derajat Celsius dengan kecepatan angin mencapai 21 kilometer per jam. Intensitas hujan diperkirakan meningkat pada sore hari, terutama pukul 15.00 hingga 18.00, dengan curah hujan tertinggi tercatat sekitar 0,7 milimeter pada pukul 18.00.
Memasuki malam hari, hujan masih berlanjut dalam bentuk hujan ringan hingga badai petir terisolasi. Pada pukul 19.00 hingga 20.00, hujan ringan diprakirakan turun dengan curah hujan mencapai 0,8 milimeter sebelum kembali menjadi hujan petir ringan hingga pukul 23.00. Suhu udara malam hari berada di kisaran 27–28 derajat Celsius dengan kelembapan di atas 80 persen.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi banjir rob di kawasan pesisir Surabaya akibat fenomena bulan baru yang bertepatan dengan awal Ramadan. Kenaikan muka air laut berisiko menyebabkan genangan di wilayah pesisir dan permukiman rendah, terutama saat hujan terjadi bersamaan dengan pasang maksimum.
BMKG juga menegaskan bahwa Februari masih merupakan puncak musim hujan. Bulan puasa tahun ini diperkirakan berlangsung dalam suasana basah dengan frekuensi hujan cukup tinggi. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, seperti hujan lebat, angin kencang, dan petir yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, termasuk banjir, genangan, dan pohon tumbang.
Warga pesisir serta pengguna jalan diharapkan terus memantau informasi cuaca terkini dan meningkatkan kewaspadaan, terutama pada sore hingga malam hari saat intensitas hujan cenderung meningkat. (*)
Editor : Lambertus Hurek