Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Polisi Beberkan Hasil Visum Bocah Perempuan 4 Tahun yang Dianiaya Paman dan Bibi di Bangkingan Surabaya

M. Mahrus • Senin, 16 Februari 2026 | 16:58 WIB

KR, 4, korban dugaan kekerasan yang dilakukan paman dan bibinya di kos Jalan Bangkingan telah menjalani visum dan dalam pendampingan Dinsos Surabaya.
KR, 4, korban dugaan kekerasan yang dilakukan paman dan bibinya di kos Jalan Bangkingan telah menjalani visum dan dalam pendampingan Dinsos Surabaya.

RADAR SURABAYA - Polisi membeberkan hasil visum KR, 4, korban dugaan kekerasan yang dilakukan paman dan bibinya di kos Jalan Bangkingan III RT 03 RW 01, Kelurahan Bangkingan Lakarsantri Surabaya. Dari hasil visum korban mengalami sejumlah luka di bagian tubuhnya. 

"Telah dilakukan visum terhadap korban di Rumah Sakit Bhayangkara ditemukan luka memar di kepala, wajah, punggung kemudian luka-luka lecet wajah, leher, perut dan beberapa luka robek di dagu," kata Kasat PPA dan PPO Polrestabes Surabaya Kompol Melatisari, Senin (16/2).

Melati menerangkan, korban dianiaya oleh paman UF, 30, dan bibinya SA, 23, di dalam kamar kos. Korban tinggal bersama paman dan bibinya karena dititipkan ayah kandungnya ke adiknya SA.

"Karena anak ini dititipkan ayah kandungnya kepada bibinya karena ayah kandung bekerja di Gresik," jelasnya.

Polisi dengan satu melati di pundaknya ini menegaskan, saat ini untuk korban ikut tinggal bersama neneknya.

Namun masih dalam pengawasan kepolisian dan DP3APPK Surabaya serta Dinas Sosial Kota Surabaya.

"Seperti hari ini dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Dinsos dan  DP3APPK di RSUD Soewandi," tandasnya.

Sebelumnya, korban bernama diselamatkan warga pada Senin (9/2) sekitar pukul 14.00 WIB.
Saat itu, tetangga mendengar teriakan korban dari balik tembok kamar kos. Korban meminta pintu dibuka karena dikunci sejak pagi dan belum diberi makan.

Islaha, tetangga yang pertama kali mendengar suara korban, mengaku tidak tega melihat kondisi balita tersebut.

“Dia memanggil saya berkali-kali, minta dibukakan pintu karena lapar. Rambutnya botak di bagian atas, wajahnya penuh luka. Saya sampai menangis melihatnya,” kata Islaha.

Warga bersama pengurus RT dan Bhabinkamtibmas Polsek Lakarsantri akhirnya mengevakuasi korban dengan merusak teralis jendela kamar kos.

Saat diselamatkan, korban mengalami luka di dagu dan kondisi fisik yang memprihatinkan. Polisi kini mendalami motif penganiayaan yang dilakukan paman dan bibi korban. (rus/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#bibi #surabaya #bocah dianiaya #visum #paman #bangkingan