Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Potensi Banjir Rob Saat Bulan Baru, Pesisir Surabaya Diminta Waspada Jelang Imlek dan Ramadan

Lambertus Hurek • Minggu, 15 Februari 2026 | 18:59 WIB
Ilustrasi pasang laut maksimum akibat efek bulan purnama berpotensi menyebabkan banjir rob. (AI)
Ilustrasi pasang laut maksimum akibat efek bulan purnama berpotensi menyebabkan banjir rob. (AI)

RADAR SURABAYA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi banjir pesisir (rob) di kawasan Surabaya dan sekitarnya seiring fenomena fase Bulan Baru pada 17 Februari 2026. Momen ini bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek serta menjelang awal puasa 1 Ramadan 1447 Hijriah, ketika aktivitas masyarakat pesisir meningkat.

Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, menyatakan pasang maksimum berpotensi merendam wilayah bertopografi rendah. Sejumlah kawasan rawan di antaranya Kalianak, Greges, Kalimas Baru, Bulak, Kenjeran, hingga Pantai Timur Surabaya.

“Pasang maksimum dapat mengganggu aktivitas pelabuhan, permukiman pesisir, perikanan, hingga tambak garam,” ujarnya.

Secara astronomis, fase Bulan Baru terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada pada satu garis lurus sehingga gaya gravitasi memperkuat pasang laut. Kondisi tersebut bisa semakin parah bila disertai angin kencang dan tekanan udara rendah.

BMKG mengimbau warga pesisir meningkatkan kewaspadaan, mengamankan barang berharga, serta menyesuaikan aktivitas melaut. Pemerintah daerah juga diminta menyiapkan langkah mitigasi guna mengurangi dampak genangan, terutama saat rangkaian perayaan dan ibadah berlangsung. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#tahun baru imlek #banjir rob #BMKG #fase bulan baru #awal puasa #bulan baru #bulan ramadan