RADAR SURABAYA - Jelang Tahun Baru China atau Imlek tahun 2577 Kongzili (2026 Masehi) tahun Kuda Api, di Surabaya digelar ritual larung Cisuak, Kamis (12/2).
Larung ini dilakukan dengan melarungkan potongan rambut dan kuku yang dibungkus dalam kertas dewa di perairan Selat Madura.
Ritual yang menjadi simbol membersihkan diri dari hal negatif ini tidak hanya diikuti oleh umat Konghucu, namun juga masyarakat dari agama lain seperti Islam.
Eca, warga Surabaya yang beragama Muslim, mengaku telah mengikuti larung Cisuak sejak hari sebelumnya.
"Mempercayai Larung karena meskipun bukan Tionghoa atau Konghucu untuk kepercayaan saja," ujarnya.
Perempuan berdarah Aceh tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif dalam kehidupannya.
"Ya berdampak. Dampaknya tergantung kepercayaan diri sendiri sih," ungkapnya.
Sebelum larung di perairan Selat Madura, ia juga telah mengikuti prosesi Cisuak di Klenteng Boen Bio Surabaya beberapa hari lalu. "Ya kemarin yang di Klenteng ikut," tambahnya.
Ritual diawali dengan sembahyang di tepi Pantai Kenjeran, kemudian rombongan yang dipimpin oleh rohaniawan Klenteng Boen Bio Surabaya, Liem Tiong Yang, berangkat ke tengah perairan menggunakan perahu.
Sesampainya di tengah laut, umat melakukan sembahyang dan menaburkan bunga ke laut sebelum melarungkan potongan rambut dan kuku yang dibungkus kertas berbentuk penyu.
"Ritual Cisuak merupakan simbol membersihkan diri dari hal-hal negatif. Harapannya, saat memasuki tahun baru, umat dapat memiliki energi positif," ujar Liem.
Menurutnya, ritual Cisuak dipercaya mampu menyampaikan harapan dan doa kepada Thian atau Tuhan agar diberikan keselamatan, rejeki, dan keberkahan di tahun baru.
Ia juga menegaskan bahwa siapa saja boleh mengikuti prosesi ini tanpa terkait agama atau etnis.
"Mereka boleh ikut karena intinya larung cisuak ini meruwat dan membersihkan dirinya dari energi negatif. Doanya sama minta kepada tuhan yang maha esa. Sebuah tradisi budaya yang dikemas sesuai dengan ritual agama," pungkasnya. (rmt)
Editor : Nofilawati Anisa