Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Yayasan Buddha Tzu Chi Serahkan 100 Unit Rumah Renovasi kepada Warga Tidak Mampu di Surabaya

Dimas Mahendra • Selasa, 10 Februari 2026 | 14:02 WIB

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi secara simbolis menyerahkan bantuan rumah dari Yayasan Buddha Tzu Chi kepada keluarga tidak mampu. (IST)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi secara simbolis menyerahkan bantuan rumah dari Yayasan Buddha Tzu Chi kepada keluarga tidak mampu. (IST)
 

RADAR SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyerahkan 100 unit rumah Program Bebenah Kampung Gotong Royong Renovasi Rumah Merah Putih di Kantor Kecamatan Wonokromo, Surabaya. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Surabaya, Pemerintah Pusat, dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dalam upaya menyediakan hunian layak bagi masyarakat kurang mampu.

Eri Cahyadi menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan warga tanpa memandang latar belakang suku dan agama. Menurutnya, pembangunan Kota Surabaya tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat.

“Siapa pun yang tinggal dan membesarkan Surabaya adalah warga Surabaya sejati. Kota ini dibangun dengan semangat kebersamaan dan gotong royong,” ujar Eri.

Terkait pelaksanaan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), Eri Cahyadi menyatakan Pemkot Surabaya akan memperketat kriteria penerima bantuan mulai tahun 2026. Kebijakan tersebut mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Sosial, dengan memprioritaskan warga yang masuk kategori desil 1 hingga desil 5 atau keluarga prasejahtera.

“Bantuan harus tepat sasaran. Kami akan mengutamakan warga yang benar-benar tidak mampu agar keadilan sosial bisa terwujud,” tegasnya.

Eri juga mengajak warga yang memiliki kemampuan ekonomi lebih untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi maupun gerakan kemanusiaan, sehingga semangat saling membantu dapat terus terjaga.

Sementara itu, Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Surabaya Vivian Fan mengatakan program renovasi rumah tersebut merupakan bagian dari komitmen nasional yayasan untuk merenovasi 5.000 unit rumah di 13 kota di Indonesia. Khusus di Surabaya, target renovasi mencapai 500 unit rumah.

“Hingga saat ini, 100 unit telah diserahterimakan. Sebanyak 118 unit masih dalam proses dan ditargetkan selesai sebelum Lebaran, sedangkan sisanya akan dilanjutkan secara bertahap,” ujarnya.

Salah satu penerima manfaat, Trianto Santosa, warga Kelurahan Ngagel Rejo, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Ia menyebut kondisi rumahnya kini jauh lebih layak dibanding sebelumnya.

“Dulu rumah saya bocor, sekarang sudah layak huni. Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang membantu,” katanya. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#Yayasan Buddha Tzu Chi #rutilahu #rumah merah putih #rumah tidak layak huni