Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ekspresi Warna Perupa Muda Sekolah Santa Maria Surabaya dan Sidoarjo Dipamerkan di Galeri Prabangkara

Andy Satria • Kamis, 5 Februari 2026 | 15:05 WIB

 

KARYA SISWA: Sejumlah pengunjung mengamati lukisan karya siswa Sekolah Santa Maria Surabaya dan Sidoarjo, di Galeri Prabangkara, Komplek Taman Budaya Jatim, Kamis (5/2).
KARYA SISWA: Sejumlah pengunjung mengamati lukisan karya siswa Sekolah Santa Maria Surabaya dan Sidoarjo, di Galeri Prabangkara, Komplek Taman Budaya Jatim, Kamis (5/2).

RADAR SURABAYA - Puluhan lukisan hasil kreativitas siswa Sekolah Santa Maria Surabaya dan Sidoarjo, dipamerkan di Galeri Prabangkara, Komplek Taman Budaya Jawa Timur.

Pameran bertajuk Expression in Colour ini menjadi ruang ekspresi seni bagi para perupa muda. Mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas.

Kepala Sekolah SD Santa Maria Surabaya sekaligus penyelenggara pameran, Yunitha Ike Christyowati, mengatakan, pameran ini melibatkan seluruh siswa Sekolah Santa Maria di Surabaya dan Sidoarjo.

Total ada 135 lukisan yang dipamerkan, hasil karya para siswa yang selama ini aktif mengikuti kegiatan melukis di sekolah.

“Ini merupakan pameran yang ketiga kalinya kami gelar. Sebelumnya kami mengadakan pameran di Galeri Merah Putih, Komplek Balai Pemuda Surabaya, dan tahun ini kami memilih Galeri Prabangkara,” ujar Yunitha, Kamis (5/2).

Pemilihan Galeri Prabangkara, lanjut Yunitha, didasari pertimbangan ruang yang lebih luas sehingga mampu menampung lebih banyak karya.

Sehingga karya para siswa dapat ditampilkan secara maksimal dan nyaman dinikmati pengunjung.

Menurutnya, pameran ini menjadi salah satu wadah apresiasi bagi minat dan bakat siswa di bidang seni rupa.

“Bakat itu bisa dilihat sejak usia dini. Karena itu, kami ingin memberikan ruang agar anak-anak berani mengekspresikan diri dan percaya pada karyanya sendiri,” jelasnya.

Sesuai dengan tema Expression in Colour, para siswa dibebaskan mengekspresikan ide dan imajinasi mereka melalui warna dan bentuk.

Meski tanpa batasan tema khusus, proses berkarya tetap mendapat arahan dari para guru pendamping. Persiapan pameran sendiri membutuhkan waktu sekitar satu bulan.

Kegiatan melukis di Sekolah Santa Maria Surabaya dan Sidoarjo merupakan bagian dari ekstrakurikuler.

Selain untuk mengembangkan kreativitas, kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya membatasi penggunaan gawai pada siswa, sejalan dengan arahan wali kota Surabaya.

“Kami berharap pameran ini bisa digelar secara berkesinambungan setiap tahun. Ke depan, kami juga berencana mengadakan pameran di luar kota dengan sistem kurasi,” tambah Yunitha.

Pameran Expression in Colour dijadwalkan berlangsung hingga 10 Februari 2026 dan terbuka untuk umum.

Sementara itu, Clara Amy, salah satu orang tua siswa, mengaku bangga anaknya bisa terlibat dalam pameran ini.

Putrinya, Kayla, yang duduk di kelas TK B, menjadi salah satu peserta pameran.

“Saya memang ingin mewadahi hobi anak saya dalam melukis. Selain di sekolah, saya juga mengikutkan Kayla ke sekolah lukis untuk mengembangkan bakatnya,” tutur Clara.

Ia menilai kegiatan melukis tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga mengajarkan tanggung jawab terhadap karya sendiri.

“Ini bagus untuk pertumbuhan dan perkembangan anak, sekaligus merangsang sensor motorik halusnya. Menariknya, saya justru baru melihat hasil lukisannya saat dipamerkan, karena selama proses pengerjaan dipegang gurunya,” pungkasnya. (sam/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#surabaya #sekolah santa maria #galeri prabangkara #pameran lukisan #pameran #Penyelenggara #sidoarjo