Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Revitalisasi Eks Gedung Hi-Tech Mal Dikebut, Disulap Jadi Lapangan Padel hingga Studio Musik

Dimas Mahendra • Kamis, 5 Februari 2026 | 11:34 WIB

 

Gedung eks Hi-Tech Mal di kawasan THR bakal disulap menjadi ruang kreatif dan arena olahraga.
Gedung eks Hi-Tech Mal di kawasan THR bakal disulap menjadi ruang kreatif dan arena olahraga.

RADAR SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah mengebut proses revitalisasi gedung eks Hi-Tech Mal di kawasan Taman Hiburan Rakyat (THR).

Tahap awal perbaikan difokuskan pada basement dan lantai dasar, termasuk pembenahan fasad serta pilar-pilar gedung yang sudah lama tidak digunakan.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya, Iman Kristian, mengatakan revitalisasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

“Pak Wali rutin turun langsung ke lokasi karena tujuannya mengaktifkan kembali kawasan ini agar bisa dimanfaatkan oleh anak-anak muda. Kami juga melibatkan sejumlah OPD seperti Disbudporapar, BPKAD, dan Brida, serta mengundang berbagai komunitas,” ujarnya, Kamis (5/2).

Dalam pengembangannya, eks Hi-Tech Mal akan mengusung konsep Science, Creative, and Technology Hub.

Konsep ini diharapkan menjadikan kawasan THR sebagai pusat aktivitas berbasis teknologi informasi, riset, dan industri kreatif.

“Sesuai arahan Wali Kota, kami sedang mengembangkan konsep baru. Harapannya, kawasan ini menjadi pusat sains, kreativitas, dan teknologi,” jelas Iman.

Pemkot Surabaya juga berencana menggandeng perguruan tinggi seperti Universitas Ciputra (UC) melalui Apple University, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan dukungan Microsoft, serta melibatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam pengembangan kegiatan riset.

Sebagai penguatan ekosistem kreatif, KORIDOR Coworking & Creative Space akan dipindahkan dari Gedung Siola ke eks Hi-Tech Mal.

Rumah Bahasa dari Balai Pemuda juga akan ikut dipindahkan, dilengkapi dengan fasilitas perpustakaan.

“Tak hanya itu, sejumlah organisasi kepemudaan seperti Komunitas Cak & Ning, KONI, KORMI, serta Karang Taruna akan berkantor di kawasan ini. Konsep besarnya adalah menjadikan eks Hi-Tech Mal sebagai self improvement center bagi masyarakat, khususnya anak muda Surabaya,” terangnya.

Tahap awal operasional ditargetkan mulai Mei 2026. Revitalisasi dilakukan bertahap karena kondisi bangunan sudah lama tidak digunakan.

“Tahap awal kami fokus di basement, lantai dasar, dan lantai tiga. Lantai satu dan dua akan menyusul setelahnya,” kata Iman.

Secara keseluruhan, gedung eks Hi-Tech Mal memiliki lima lantai. Basement akan difungsikan sebagai toko modern, food court, serta multifunction hall untuk aktivitas komunitas.

Lantai dasar tetap mempertahankan toko-toko IT dan dilengkapi area F&B seperti coffee shop.
Lantai satu dan dua akan menjadi ruang organisasi kepemudaan, studio musik, serta pusat industri kreatif.

Di lantai tiga, akan dikembangkan immersive space, yaitu ruang audio visual interaktif untuk pameran kreatif dan pertunjukan seni.

Selain itu, fasilitas olahraga seperti paddle, billiard, hingga pemanfaatan bekas bioskop sebagai teater pemutaran film karya sineas lokal juga akan dihadirkan.

Di bagian belakang kawasan, Surabaya Expo Center (SBEC) sudah aktif menjadi magnet baru masyarakat, sementara bekas kolam renang tengah dialihfungsikan menjadi lapangan mini soccer dan fasilitas olahraga lainnya.

Dengan konsep tersebut, Pemkot Surabaya optimistis eks Hi-Tech Mal akan kembali hidup sebagai ruang publik modern, pusat kreativitas, dan destinasi baru keluarga di jantung Kota Surabaya. (dim/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#surabaya #studio musik #arena olahraga #Hi-Tech Mal #lapangan padel #ruang kreatif #thr