Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jangan Sampai Terlambat! Pemkot Buka Sertifikasi Tukang Bangunan Gedung untuk Warga Surabaya 

Dimas Mahendra • Rabu, 4 Februari 2026 | 08:43 WIB
WARGA LOKAL: Pemkot Surabaya membuka sertifikasi tukang gedung khusus untuk warga lokal. Diharapkan bisa terlibat proyek pembangunan di Surabaya.(ILUSTRASI AI/RADAR SURABAYA)
WARGA LOKAL: Pemkot Surabaya membuka sertifikasi tukang gedung khusus untuk warga lokal. Diharapkan bisa terlibat proyek pembangunan di Surabaya.(ILUSTRASI AI/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Pesatnya pembangunan infrastruktur di Surabaya membuka peluang besar bagi tenaga kerja lokal. Menangkap momentum tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) resmi membuka pendaftaran Pelatihan Tukang Bangunan Gedung Bersertifikat Jenjang 2 mulai 1 Februari 2026.

Program ini tidak sekadar pelatihan, melainkan langkah strategis Pemkot Surabaya untuk menyiapkan tukang lokal yang kompeten dan tersertifikasi, sehingga siap terlibat langsung dalam berbagai proyek pembangunan kota.

Kepala Disperinaker Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari pemetaan tenaga tukang yang telah dilakukan sejak 2025. Dari hasil pemetaan tersebut, tercatat 1.784 tenaga tukang warga Surabaya yang berpotensi ditingkatkan kompetensinya.

“Program ini kami siapkan agar tenaga tukang Surabaya tidak hanya bekerja, tetapi juga memiliki sertifikat resmi yang diakui. Dengan begitu, mereka bisa lebih mudah terserap di proyek-proyek Pemkot maupun sektor swasta,” ujar Hebi.

Dari total pemetaan Disperinaker, sebanyak 1.042 tenaga tukang terdata dalam 63 jenis keahlian, terdiri atas 118 kepala tukang, 146 mandor, 331 pembantu tukang, dan 447 tukang terampil. Sementara 742 tenaga tukang lainnya dipetakan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya.

Pelatihan ini dibagi menjadi dua jenjang. Jenjang 1 ditujukan bagi pelaksana lapangan seperti pembantu tukang dan tukang, sedangkan Jenjang 2 menyasar tenaga berpengalaman dengan peran pengawasan, seperti mandor dan tukang senior. Untuk Jenjang 2, peserta diwajibkan melampirkan surat keterangan pengalaman kerja atau portofolio sesuai bidangnya.

“Pelatihan Jenjang 2 berlangsung tiga hari, dua hari pembekalan materi dan satu hari uji sertifikasi. Setelah lulus, peserta langsung mendapatkan sertifikat kompetensi,” jelas Hebi.

Pada tahap awal, Disperinaker memprioritaskan dua jenis sertifikasi, yakni tukang bangunan gedung dan pemasangan bata. Ke depan, cakupan sertifikasi akan diperluas sesuai kebutuhan lapangan, mulai dari pemasangan galvalum, instalasi listrik, hingga pekerjaan pasangan batu kali.

Menariknya, bagi tukang harian atau pekerja lepas yang kesulitan melampirkan surat pengalaman kerja, Disperinaker menyediakan jalur sertifikasi kompetensi dasar dengan persyaratan yang lebih sederhana dan durasi uji yang singkat.

Hebi menegaskan, sertifikasi menjadi kunci penting agar tenaga tukang Surabaya memiliki daya saing lebih tinggi dan tidak kalah dengan tenaga dari luar daerah.

“Dengan sertifikat, mereka punya nilai tambah. Bisa lebih mudah masuk proyek Pemkot Surabaya, perusahaan swasta, bahkan mempromosikan keahlian mereka secara profesional,” terangnya.

Untuk mempercepat pelaksanaan program, Disperinaker menggandeng BAZNAS melalui skema CSR, sehingga pelatihan dan sertifikasi dapat digelar lebih fleksibel dan menjangkau lebih banyak peserta.

Pendaftaran pelatihan dilakukan secara daring melalui laman https://disnaker.surabaya.go.id/three atau aplikasi ASSiK di https://disnaker.surabaya.go.id/assik. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui hotline pelatihan di 0851-4117-1138.

Melalui program ini, Pemkot Surabaya berharap pembangunan kota tidak hanya menghadirkan infrastruktur baru, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan warga dengan menjadikan tenaga kerja lokal sebagai prioritas utama. (dim/gun)

Editor : Guntur Irianto
#Bersertifikat #bangunan #Disperinaker Surabaya #proyek #pendaftaran #cara #syarat #surabaya hari ini #lokal #berita surabaya #warga #program #Warga Surabaya #lowongan #sertifikasi #pemkot surabaya #Daftar #tukang #Pelatihan #ikut #gedung