RADAR SURABAYA – Kota Surabaya diguyur hujan lebat disertai angin kencang pada Selasa (3/2/2026) sore. Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di berbagai ruas jalan, perkampungan, hingga kawasan fasilitas umum. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan.
Berdasarkan rekap sementara DLH Surabaya hingga pukul 17.30 WIB, sedikitnya 30 laporan pohon tumbang dan pohon sempal diterima dari berbagai titik di Kota Pahlawan. Lokasi kejadian tersebar merata, mulai dari Surabaya Barat, Timur, Pusat, hingga Utara.
Sejumlah Lokasi Pohon Tumbang di Surabaya yang Sudah Ditangani:
- Jalan Raya Simogunung arah Kupang Jaya
- Jalan Kertajaya
- Jalan Manyar Kertoarjo
- Jalan Ngagel Jaya Selatan
- Depan Balai RW Ngagel Jaya Tengah
- Taman Diponggo, Pakis
- Jalan Pasar Turi, hingga Jalan Dupak
Pohon-pohon yang tumbang beragam jenis, mulai dari tabebuya, beringin, flamboyan, bintaro, hingga trembesi, dengan diameter mencapai 50 sentimeter.
Sementara itu, sejumlah laporan lainnya masih dalam proses penanganan oleh tim gabungan DLH, Taruna Senior, serta petugas Command Center (CC) Room. Petugas disiagakan secara mobile untuk memastikan akses jalan kembali normal dan tidak membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar.
Baca Juga: Komplotan Curanmor di Surabaya Ini Mengaku Curi Motor Dua Kali untuk Beli Miras
Kepala DLH Kota Surabaya Dedik Irianto menyampaikan bahwa hujan deras yang disertai angin kencang menjadi faktor utama tumbangnya pohon, terutama pohon berusia tua atau yang akarnya sudah melemah. Meski demikian, ia memastikan seluruh laporan akan ditangani secara bertahap dengan prioritas lokasi yang mengganggu lalu lintas dan keselamatan warga.
“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak. Prioritas kami adalah membuka akses jalan dan memastikan tidak ada risiko lanjutan bagi masyarakat,” ujar Dedik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Namun, masyarakat diimbau tetap waspada, terutama saat hujan lebat dan angin kencang, serta menghindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame.
Pemkot Surabaya juga mengajak warga untuk segera melaporkan kejadian darurat, termasuk pohon tumbang, melalui Command Center 112 agar dapat segera ditindaklanjuti.
Cuaca ekstrem diperkirakan masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan, seiring puncak musim hujan di wilayah Jawa Timur. (dim/gun)
Editor : Guntur Irianto