RADAR SURABAYA - Surabaya kembali menjadi panggung kreativitas dunia mode. Sejumlah desainer menampilkan karya terbaiknya dalam sebuah peragaan busana yang digelar di Ciputra World Surabaya (CWS) beberapa waktu lalu.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah busana rancangan desainer Ulfa Mumtaza dengan permainan warna hijau dan emas yang tampil elegan.
Ulfa menghadirkan koleksi busana dengan sentuhan wastra nusantara yang kental.
Dalam setiap karyanya, ia konsisten menyelipkan kain tradisional sebagai identitas utama.
Kali ini, Ulfa memilih kain tapis Lampung sebagai elemen utama dalam rancangannya.
“Kami selalu menyelipkan wastra nusantara dalam setiap busana yang saya buat. Pada koleksi ini, saya menggunakan kain tapis Lampung dengan mengangkat tema Enigmatic Sains, yang menggambarkan kilau misterius atau cahaya yang tersembunyi,” ujar Ulfa, Selasa (3/2).
Tema tersebut diwujudkan melalui kilauan yang tidak ditampilkan secara berlebihan.
Menurut Ulfa, kemewahan tidak harus selalu terlihat mencolok.
“Sesuatu yang mewah tidak harus selalu ditampakkan. Meski tersembunyi, busana tetap bisa terlihat elegan, cantik, dan berkarakter,” jelas desainer asal Madiun itu.
Busana ini memadukan kain bludru berwarna-warni dengan tapis Lampung, kemudian dihiasi detail swarovski serta untaian manik-manik payet.
Perpaduan tersebut menghasilkan kilau lembut yang memberi kesan anggun dan eksklusif.
Pilihan warna pun cukup beragam, mulai dari hijau, biru, hitam, hingga merah.
Dari sisi desain, Ulfa menerapkan potongan cutting loose yang longgar sehingga nyaman dikenakan.
Konsep ini membuat busana bersifat semi formal dan dapat digunakan oleh berbagai kalangan.
“Busana ini tetap mengedepankan wastra Nusantara sebagai identitas. Dengan potongan yang longgar dan nyaman, semua kalangan bisa menggunakannya,” pungkas Ulfa. (sam/opi)
Editor : Nofilawati Anisa