RADAR SURABAYA - Cuaca di Kota Surabaya pada Kamis, 29 Januari 2026, diprakirakan didominasi kondisi berawan hingga berawan tebal sejak pagi hari. Potensi hujan ringan diperkirakan mulai muncul pada siang hari, dengan kemungkinan hujan disertai petir pada sore hingga malam hari.
Pada pagi hari, pukul 06.00 hingga 10.00 WIB, cuaca cenderung berawan hingga berawan tebal. Suhu udara berkisar antara 26 hingga 31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan relatif tinggi, yakni 71–89 persen. Angin bertiup dari arah utara dengan kecepatan 11–16 km/jam. Peluang hujan pada periode ini relatif kecil.
Memasuki siang hari, pukul 11.00 hingga 15.00 WIB, cuaca masih didominasi kondisi berawan. Suhu maksimum mencapai sekitar 31 derajat Celsius dengan suhu terasa hingga 37–38 derajat Celsius. Pada periode ini mulai terdapat peluang hujan ringan bersifat lokal dengan intensitas rendah, seiring meningkatnya kelembapan udara.
Pada sore hingga awal malam hari, sekitar pukul 16.00 hingga 20.00 WIB, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan. Prakiraan menunjukkan potensi hujan disertai petir yang terjadi secara terisolasi. Suhu udara perlahan menurun dari 30 menjadi 27 derajat Celsius, sementara kelembapan meningkat hingga 83 persen. Kecepatan angin diperkirakan menguat hingga 23 km/jam.
Memasuki malam hari, pukul 21.00 hingga 23.00 WIB, potensi hujan ringan hingga hujan disertai petir masih dapat terjadi. Suhu udara berada di kisaran 26–27 derajat Celsius dengan kelembapan tinggi mencapai 86–88 persen. Kondisi cuaca berawan tebal diperkirakan bertahan hingga larut malam.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan peringatan kepada masyarakat Jawa Timur untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem sepanjang bulan Januari dan Februari 2026 yang merupakan puncak musim hujan.
BMKG menyebutkan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang masih berpeluang terjadi di berbagai wilayah, termasuk Surabaya. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap risiko banjir, genangan, serta dampak cuaca ekstrem lainnya, khususnya pada sore hingga malam hari. (*)
Editor : Lambertus Hurek