Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Viral Driver Ojol Gendong Balita, Wali Kota Surabaya Cak Eri Turun Tangan

Dimas Mahendra • Rabu, 28 Januari 2026 | 18:44 WIB
ULURAN TANGAN: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat bertemu dengan driver ojol bernama Anna yang viral antar penumpang sambil gendong balita.(IST/RADAR SURABAYA)
ULURAN TANGAN: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat bertemu dengan driver ojol bernama Anna yang viral antar penumpang sambil gendong balita.(IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Kisah Anna Indrawati, driver ojek online (ojol) yang viral karena mengantar penumpang sambil menggendong anak balita, langsung mendapat perhatian serius dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Tak sekadar empati di media sosial (medsos), Cak Eri turun langsung ke rumah Anna di kawasan Indrapura Pasar, Pabean Cantikan, Rabu (28/1), memberi pekerjaan dan pendampingan ekonomi.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Eri menawarkan program Padat Karya Pemkot Surabaya kepada Anna dan suaminya sebagai langkah nyata untuk mengangkat taraf hidup keluarga kecil itu agar lebih stabil dan manusiawi.

“Saya tanya, mau tidak mengubah hidup? Kalau mau, suaminya bisa ikut padat karya paving, dan Ibu Anna bisa bekerja menjahit dari rumah agar tetap bisa menjaga anaknya,” ujar Eri Cahyadi.

Eri menilai, pekerjaan sebagai driver ojol yang dijalani pasutri itu belum mampu memberi kepastian ekonomi. Apalagi Anna masih harus mengasuh anak balita, sementara satu anak lainnya masih duduk di bangku SMA. Kondisi tersebut membuatnya prihatin, terlebih balita kerap ikut dibawa bekerja.

Karena itu, Pemkot Surabaya mendorong perubahan pola kerja, bukan sekadar bantuan sesaat. Eri menegaskan, program padat karya menjadi pintu masuk untuk membangun kemandirian, bukan ketergantungan.

“Saya beri waktu empat bulan. Dalam waktu itu, kami dampingi sampai benar-benar bisa hidup lebih sejahtera. Jangan hanya mengandalkan bantuan, tapi berani mengubah nasib,” tegasnya.

Tak berhenti pada pemberian pekerjaan, Pemkot Surabaya juga menyiapkan pendampingan intensif melalui perangkat wilayah, termasuk RT dan RW setempat. Eri bahkan menyebut keluarga Anna ke depan akan dijadikan contoh keberhasilan bagi warga lain yang tengah berjuang keluar dari kesulitan ekonomi.

“Yang paling tahu kondisi warga itu RT dan RW. Mereka yang akan terus memantau, mendampingi, dan memastikan perubahan itu benar-benar terjadi,” ujarnya.

Di sisi kesehatan, perhatian Pemkot juga menyentuh anak balita Anna yang tengah sakit. Pengobatan telah difasilitasi melalui Puskesmas dan RSUD Dr. Mohamad Soewandhie, dengan jaminan pembiayaan dari BPJS Kesehatan.

Sementara itu, Kader Surabaya Hebat (KSH) setempat, Sulistyowati, mengungkapkan bahwa keluarga Anna memang sudah lama masuk dalam pantauan sosial. Kesulitan ekonomi kian terasa setelah suami Anna mengalami PHK dan beralih menjadi driver ojol.

“Beliau sering konsultasi soal pendidikan anak dan bantuan. Sudah pernah dapat PKH dan bantuan pendidikan setelah pendataan DTSEN,” jelasnya.

Kisah Anna kini bukan sekadar viral, tetapi menjadi contoh bagaimana respon cepat pemerintah, kolaborasi RT-RW, dan program Padat Karya bisa menjadi jalan keluar nyata bagi warga untuk bangkit dan mandiri. (dim/gun)

Editor : Guntur Irianto
#kader #ojol #gendong #Kunjungi #Wali Kota #surabaya hari ini #Padat Karya #pengendara #anak #KSH #viral #beri #rumah #terbaru #berita surabaya #datang #berita surabaya hari ini #CAK ERI #penumpang #Bantu #wali kota surabaya #walikota #pemkot surabaya #pekerjaan #driver #Viral media sosial #Eri Cahyadi #antar #balita