RADAR SURABAYA - Kasus penusukan yang dilakukan mahasiswi A, 21, terhadap pacarnya Z, 21, di depan kos Jalan Ketintang PTT, Gayungan, Surabaya, berujung damai. Kedua pihak telah sepakat tidak melanjutkan proses hukum.
"Kedua belah pihak memutuskan sepakat untuk damai," ujar Kapolsek Gayungan AKP Edo Damara Yudha, Rabu (28/1).
Ia menambahkan, pertengkaran yang berujung pelaku melakukan penusukan baru pertama kali terjadi.
Kronologi dan Motif Mahasiswi Tusuk Pacarnya di Jalan Ketintang PTT Surabaya
Diberitakan sebelumnya, warga Jalan Ketintang PTT V D, Kelurahan Ketintang Gayungan, Surabaya digegerkan dengan aksi penusukan yang dilakukan mahasiswi A, 21, terhadap pacarnya Z, 21, Senin malam (26/1).
Akibatnya korban mengalami luka di lengan tangan kiri dan kini dirawat di Rumah Sakit Bhakti Rahayu Surabaya.
Kapolsek Gayungan AKP Edo Damara Yudha mengatakan kejadian penusukan bermula saat pelaku A menghubungi Z, Senin (26/1) pukul 21.00. Saat itu korban sebelumnya bilang kepada pelaku bahwa sedang sakit.
Pelaku lalu mendatangi kos korban di Jalan Ketintang PTT V D untuk menjenguk. Sesampainya di kos, ternyata korban tidak ada di kamar kos. Pelaku lantas menghubungi pacarnya untuk segera kembali ke kos dan menunggu.
"Korban datang ditanyakan oleh pelaku dan merampas HP korban dan diperiksa. Korban mengakui baru saja jalan dengan teman wanita. Di situlah awalnya terjadi cekcok, pemukulan dan penusukan di lengan kiri tangan korban," ujarnya kepada Radar Surabaya, Selasa (27/1).
Edo menambahkan, pelaku memukulkan HP korban dua kali ke kepala korban. Kemudian menusukkan pisau dapur ke lengan kiri korban satu kali. Korban mengalami luka-luka dan dievakuasi ke Rumah Sakit Bhakti Rahayu Surabaya.
Ditanya terkait pisau yang digunakan, Edo menyebutkan pelaku menggunakan pisau dapur. "Jadi pelaku ini habis belanja untuk keperluan kos karena baru pindah kos sama temannya. Jadi beli pisau untuk niat cederai bukan. Baru pindah kos beli peralatan untuk kos mnghampiri ke pacarnya karena tidak enak badan," bebernya.
Polisi dengan tiga balok di pundaknya ini mengungkapkan, untuk pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolsek Gayungan beserta barang bukti.
"Motif diduga emosi karena dugaan selingkuh (korban). Pengakuan mereka putus nyambung. Korban asalnya Surabaya dan pelaku tempat tinggal di Gubeng," tegasnya. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto