RADAR SURABAYA - Cuaca di Kota Surabaya pada Senin, 19 Januari 2026, diprakirakan didominasi kondisi berawan sejak pagi hari, dengan potensi hujan disertai petir yang meningkat mulai siang hingga malam. Warga diimbau mewaspadai dampak cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu aktivitas harian.
Pada pagi hari, pukul 07.00 hingga 08.00 WIB, cuaca di Surabaya diperkirakan berawan dengan suhu udara berkisar 26 hingga 28 derajat Celsius. Kelembapan udara masih cukup tinggi, berada di kisaran 80 hingga 84 persen, dengan angin bertiup dari arah utara berkecepatan sekitar 10 kilometer per jam.
Memasuki pukul 09.00 hingga 10.00 WIB, potensi hujan disertai petir mulai muncul secara setempat. Suhu udara meningkat hingga 31 derajat Celsius, dengan suhu maksimum terasa mencapai 37 derajat Celsius. Kondisi ini berlanjut hingga menjelang siang, dengan awan tebal semakin mendominasi langit Surabaya.
Pada siang hingga sore hari, sekitar pukul 11.00 hingga 16.00 WIB, hujan bersifat tidak merata diperkirakan terjadi. Hujan ringan hingga sedang disertai petir berpotensi turun di sejumlah wilayah, dengan suhu udara berkisar antara 30 hingga 32 derajat Celsius. Kelembapan udara meningkat hingga mendekati 80 persen, sementara kecepatan angin mencapai 19 kilometer per jam.
Memasuki sore hingga malam hari, pukul 17.00 hingga 23.00 WIB, intensitas hujan diprakirakan meningkat. Hujan disertai petir berpotensi terjadi secara meluas, dengan curah hujan sedang hingga lebat. Suhu udara berangsur turun dari 29 derajat Celsius menjadi sekitar 25 derajat Celsius, dengan kelembapan udara sangat tinggi hingga lebih dari 95 persen.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa potensi cuaca ekstrem masih berlangsung sepanjang bulan Januari. BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap hujan lebat, petir, dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama pada siang hingga malam hari.
Selain itu, BMKG juga mengingatkan adanya fase Bulan Baru yang terjadi pada 19 Januari 2026. Kondisi ini berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut dan memicu banjir pesisir atau rob di kawasan pesisir Surabaya. Warga yang bermukim di wilayah pesisir diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama jika hujan deras terjadi bersamaan dengan pasang maksimum air laut. (*)
Editor : Lambertus Hurek