RADAR SURABAYA - Banjir rob, gelombang tinggi, hingga kerusakan perahu menjadi ancaman serius para nelayan di kawasan Nambangan.
Ancaman tersebut mengintai setiap muncul cuaca ekstrem yang kerap menyambangi wilayah pesisir Surabaya. Kampung Nambangan yang berada di pesisir timur Surabaya memang kerap terdampak, terutama setelah memasuki musim timur.
Fenomena tersebut hampir pasti terjadi setiap musim timur dan memaksa nelayan meningkatkan kewaspadaan.
Tenggelamkan Perahu
Syukron mengungkapkan bahwa dampak terparah pernah terjadi beberapa tahun lalu. Yakni, ketika puluhan perahu nelayan tenggelam akibat gelombang tinggi.
Bahkan, sekitar 50 perahu sempat tenggelam. Lima di antaranya mengalami kerusakan total dan tidak bisa digunakan kembali.
”Sejumlah rumah warga yang berada tepat di tepi pantai juga mengalami kerusakan serius,” ungkapnya.
Menurut Syukron, warga Kampung Nambangan telah mengusulkan pembangunan tanggul pemecah ombak.
Aspirasi itu bahkan sudah disampaikan sejak 2017, namun hingga kini belum terealisasi. Pemerintah seharusnya bisa mencari solusi untuk melindungi nelayan dan permukiman.
Ketiadaan pemecah gelombang berdampak langsung pada aktivitas nelayan saat cuaca ekstrem.
Nelayan terpaksa berjaga hampir setiap malam untuk menguras air dari perahu agar tidak tenggelam. Kondisi tersebut membuat aktivitas melaut terganggu dan menambah beban kerja nelayan. (dho/kkn/vga)
Editor : Vega Dwi Arista