RADAR SURABAYA - Tim Unit Reskrim Polsek Wonokromo masih memburu pelaku percobaan jambret yang menyebabkan korban IAM, 22, jatuh dari motor mengalami sejumlah luka di Jalan Joyoboyo, Wonokromo, Surabaya.
Usai kejadian anggota lantas dan reskrim Polsek Wonokromo mendatangi lokasi mengevakuasi korban. Sementara tim reskrim langsung meminta keterangan saksi dan mencari petunjuk rekaman CCTV hang ada di sekitar lokasi."Masih lidik," ujar Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Ipda Wasito Adi, Minggu (11/1).
Wasito menjelaskan, dari keterangan saksi pelaku berjumlah dua orang. Mereka berboncengan menggunakan motor sarana. Satu orang bertugas sebagai joki dan satu eksekutor."Pelaku dua orang. Kami masih dalami CCTV," ungkapnya.
Kronologi Percobaan Jambret di Jalan Joyoboyo Surabaya
Diberitakan sebelumnya IAM, 22, seorang mahasiswi kampus swasta di Surabaya menjadi korban percobaan perampasan saat berkendara di Jalan Joyoboyo, Wonokromo Surabaya, Selasa (6/1) dini hari.
Akibat aksi percobaan perampasan tersebut, korban jatuh dari motor dan mengalami luka lecet di kaki dan tangan. Sementara untuk barang berharga korban aman.
Anggota Polsek Wonokromo mendapatkan laporan kejadian tersebut lantas mendatangi lokasi menolong korban. Polisi mengevakuasi korban menuju ke Rumah Sakit William Booth untuk mendapatkan penanganan medis.
Tak hanya itu. Kejadian tersebut juga langsung diatensi Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan dengan mendatangi lokasi kejadian dan meminta Polsek Wonokromo untuk menyelidiki pelaku percobaan perampasan.
"Cari pelakunya telusuri dari TKP. Cek CCTV nomor (nopol) motornya," kata Lutfhie dalam video yang diunggah di akun instagramnya dilihat Radar Surabaya, Jumat (9/1).
Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Ipda Wasito Adi menambahkan untuk korban percobaan perampasan itu adalah IAM, 22, perempuan muda asal Bratang, Surabaya. Saat kejadian korban pulang kerja dari Lidah Kulon mengendarai motor Honda Beat seorang diri.
Sesampainya di Jalan Joyoboyo korban dipepet pelaku menggunakan motor sarana. Saat itu pelaku berperan eksekutor berusaha menjambret tas korban. Kemudian korban hilang keseimbangan terjatuh dari motor dan mengalami luka-luka.
"Barang korban aman (tidak ada yang hilang). Pelakunya dua orang. Masih dalam lidik," ungkap Wasito. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto