RADAR SURABAYA - Surabaya menjadi ekosistem pembelajaran nyata bagi puluhan mahasiswa Asia dalam Program Global Exploration Opportunities (GEO). Kolaborasi antara Singapore University of Technology and Design (SUTD) dengan Universitas Kristen Petra Surabaya ini memberi pengalaman belajar nyata dalam mengatasi permasalahan sosial masyarakat.
Sebanyak 20 mahasiswa SUTD bersama 40 mahasiswa Universitas Kristen Petra berkolaborasi memberikan solusi teknologi bagi masalah sosial di Kota Pahlawan. Program yang berlangsung pada 8-14 Januari 2026 ini membuat para mahasiswa lintas negara merancang project untuk memperkuat operasional Koperasi Sumber Mulia Barokah di Tambak Wedi, Surabaya.
Koperasi mitra binaan Dinas Koperasi Pemkot Surabaya ini memberdayakan penjahit lokal, lansia, hingga penyandang disabilitas.
“Dalam kegiatan ini, para mahasiswa akan menghadapi fenomena menarik, di mana mereka belajar perbedaan kontras antara budaya urban Singapura dengan sistem ekonomi kerakyatan seperti koperasi di Indonesia,” ujar PIC program GEO, Vido Iskandar, Minggu (11/1).
Program ini tidak hanya sekadar kunjungan budaya, tetapi juga menggunakan metode hackathon. "Selama dua hari terakhir, mahasiswa ditantang secara intensif untuk menciptakan solusi berbasis Machine Learning dan Data Visualization bagi kemajuan koperasi. Project tersebut dikerjakan setelah mereka mendapat pembelajaran teori dan kunjungan sosial," tuturnya.
Peserta dari SUTD merupakan mahasiswa angkatan pertama dari berbagai program, sedangkan mahasiswa Petra berasal dari Program Studi Informatics, School of Business and Management (SBM), dan Petra Business School. Mereka bekerja sama membantu koperasi mulai dari analisa trend penjualan, optimasi manajemen bahan baku, hingga digitalisasi pemilihan supplier agar lebih konsisten dan maksimal.