RADAR SURABAYA - Di musim liburan Natal dan Tahun Baru 2026 seperti saat ini, biasanya destinasi wisata di kota Surabaya ramai pengunjung, termasuk Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran.
Namun, di antaranya ramainya pengunjung menikmati hari libur, dihebohkan dengan peristiwa anak-anak yang terjebak lumpur di pantai Kenjeran, Sabtu (3/1).
Dua anak pengunjung terjebak di lumpur bibir pantai saat bermain, sebelum akhirnya berhasil diselamatkan oleh personel Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur.
Personel Ditpolairud Polda Jatim yang tengah melakukan pemantauan menemukan dua anak terjebak di lumpur pantai.
Kondisi air laut yang surut membuat lumpur semakin tebal sehingga anak-anak tersebut tidak dapat bergerak.
“Karena kondisi air laut yang surut dan kondisi lumpur yang sangat tebal, kedua anak tersebut tidak dapat bergerak dan terjebak di tengah lumpur,” jelas Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, Minggu (4/1).
Staf Renmin Ditpolairud Polda Jatim, Bharada Nevan, segera melakukan evakuasi dengan mengangkat kedua anak dari lumpur.
“Personel yang sedang melaksanakan pengamanan langsung melakukan upaya evakuasi dan berhasil menolong kedua korban dengan selamat,” ujarnya.
Meski pengamanan dilakukan secara intensif, pihak kepolisian tetap mengingatkan pengunjung untuk berhati-hati saat berwisata di kawasan pantai. Kombes Pol Erdi menekankan pentingnya mematuhi aturan keselamatan dan arahan petugas.
“Kami mengimbau masyarakat dan wisatawan agar selalu mematuhi aturan keselamatan saat beraktivitas di kawasan wisata pantai serta mengikuti arahan petugas demi menghindari kejadian yang dapat membahayakan keselamatan,” pungkasnya. (net/nur)
Editor : Nurista Purnamasari