Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pakar Ingatkan Warga Tak Kalap Belanja saat Surabaya Banyak Diskon Awal Tahun

Andy Satria • Minggu, 4 Januari 2026 | 16:11 WIB

 

 

DISKON AKHIR TAHUN: Meskipun ada potongan hingga 50 persen, konsumen diharapkan tak kalap belanja.
DISKON AKHIR TAHUN: Meskipun ada potongan hingga 50 persen, konsumen diharapkan tak kalap belanja.

RADAR SURABAYA - Momen pergantian hingga awal tahun, berbagai pelaku usaha ramai-ramai menawarkan diskon besar-besaran.

Promo tersebut hadir di toko daring maupun gerai luring sebagai upaya menghabiskan stok barang yang belum terjual.

Namun, di balik potongan harga yang menggiurkan, masyarakat diminta tetap waspada.

Diskon awal tahun kerap membuat konsumen tergoda untuk berbelanja tanpa perencanaan matang, sehingga berpotensi mengganggu kondisi keuangan.

Dosen Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Fatkur Huda, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terbuai promo.

Dalam keterangan tertulisnya, Fatkur membagikan sejumlah tips belanja agar keuangan tetap aman dan terkontrol.

Menurut Fatkur, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengevaluasi kebutuhan. Monen pergantian tahun menjadi momen yang tepat untuk melakukan refleksi, termasuk meninjau kembali anggaran keuangan pribadi.

“Evaluasi ini penting agar kita tahu kebutuhan apa yang benar-benar harus dipenuhi di tahun berikutnya,” ujar Fatkur, Minggu (4/1).

Ia menyarankan agar masyarakat mulai merinci tujuan keuangan, seperti target tabungan, penyesuaian gaya hidup, hingga perencanaan jangka panjang sesuai usia dan kebutuhan.

Langkah kedua adalah membuat daftar belanja. Fatkur menilai promo besar-besaran sering kali membuat konsumen kalap. Karena itu, daftar belanja perlu disusun dengan menempatkan barang yang paling dibutuhkan di urutan teratas.

Dengan cara ini, konsumen dapat menghindari pembelian barang yang kurang bermanfaat dan berpotensi merugikan di kemudian hari. Ketiga, mengatur anggaran belanja.

Setelah daftar belanja tersusun, konsumen perlu menentukan batas anggaran yang jelas.

Menurut Fatkur, momen diskon akhir tahun seharusnya sudah diantisipasi dengan alokasi anggaran khusus.

Keempat, melakukan pengecekan harga normal. Fatkur mengingatkan, potongan harga besar sering kali hanya strategi pemasaran.

Konsumen perlu membandingkan harga normal barang sebelum dan saat promo untuk menghindari praktik kenaikan harga semu.

“Cek dulu harga aslinya, supaya tidak terjebak promo yang sebenarnya sudah dimark-up,” jelasnya.

Kelima, memilih belanja barang yang bernilai investasi. Fatkur menyebut nilai uang akan terus tergerus inflasi.

Karena itu, dana yang dimiliki sebaiknya diarahkan pada instrumen yang memiliki potensi nilai tambah di masa depan.

“Saat ini banyak pilihan investasi, seperti saham, reksa dana, emas, hingga properti. Pilih yang paling dipahami agar tidak salah langkah,” pungkasnya.

Dengan perencanaan yang matang, momen diskon pergantian tahun diharapkan tidak hanya menjadi ajang belanja, tetapi juga bagian dari pengelolaan keuangan yang lebih bijak. (sam/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#kondisi keuangan #diskon #Awal Tahun #Kalap Belanja #akhir tahun #umsura