RADAR SURABAYA - Pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) Satu ini terbilang nekat. Ia beraksi mencuri meteran PDAM di Jalan Bulak Rukem, Surabaya, pada siang hari. Alhasil, MS, 23, warga Jalan Wonosari Tegal, Surabaya, diamankan warga sekitar dan diserahkan ke Polsek Semampir.
Kejadian tersebut bermula ketika korban meninggalkan rumahnya. Seseorang tiba-tiba mencuri meteran PDAM. Ia tepergok warga saat itu, sehingga langsung diamankan warga yang sedang berada di lokasi.
"Tersangka mengambil meteran saat kondisi sekitar sedang sepi. Pemilik rumah sedang keluar," kata Kapolsek Semampir AKP Herry Iswanto melalui Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kamis (25/12).
Kronologi Pencurian Meteran PDAM di Bulak Rukem Surabaya
Ia mengungkapkan, tersangka mengambil meteran menggunakan tang, kunci pas, dan kunci inggris yang dibawanya. Saat beraksi ia tidak tahu jika gerak-geriknya sudah terpantau oleh warga sekitar.
Saat sedang beraksi, kondisi rumah korban sepi karena ditinggal berkunjung ke rumah orang tuanya. Korban baru tahu ketika ditelepon oleh kakak iparnya yang mengabarkan meteran air di rumahnya dicuri.
"Kami langsung ke lokasi dan mengamankan tersangka. Tersangka saat itu diamankan warga di Balai RT setempat," ungkapnya.
Dari hasil penyidikan, tersangka merupakan residivis kasus jambret. Ia juga mengaku sudah melakukan aksi pencurian meteran di tujuh lokasi lain di Surabaya.
Daftar TKP Pencurian Meteran PDAM oleh Tersangka di Surabaya:
1. Jalan.Bulak Sari Masjid
2. Jalan Tanah Merah
3. Jalan Bulak Banteng Wetan
4. Jalan Wonosari Wetan
5. Jalan Wonosari Lor
6. Jalan Mrutu Kalianyar
7. Jalan Tenggumung Wetan
"Pengakuannya mencuri di delapan lokasi di Surabaya. Ini masih kami kembangkan lagi. Tersangka pernah kami tangkap karena kasus jambret," jelasnya.(gun)
Editor : Guntur Irianto