Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Bukan Janji! Pemkot Surabaya Naikkan Beasiswa Pemuda Tangguh 2026, Anggaran Rp190 Miliar Disiapkan

Dimas Mahendra • Selasa, 23 Desember 2025 | 14:38 WIB

Proses pendaftaran calon penerima beasiswa Pemuda tangguh Surabaya.
Proses pendaftaran calon penerima beasiswa Pemuda tangguh Surabaya.

RADAR SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas jangkauan Program Beasiswa Pemuda Tangguh pada 2026 dengan menaikkan kuota penerima hingga sekitar 23.850 orang.

Seiring dengan peningkatan tersebut, total anggaran yang disiapkan juga melonjak signifikan menjadi sekitar Rp190 miliar.

Langkah ini menegaskan komitmen Pemkot Surabaya dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi pemuda dari keluarga kurang mampu.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Hidayat Syah, mengatakan bahwa intervensi pemerintah daerah di sektor pendidikan terus diperkuat dari tahun ke tahun.

“Pada kuota awal 2025, Beasiswa Pemuda Tangguh menyasar 3.500 penerima dan meningkat menjadi 5.500 penerima pada perubahan anggaran.

Ini menunjukkan komitmen Pemkot Surabaya dalam mendukung akses pendidikan,” ujar Hidayat, Senin (22/12/2025).

Pada 2026, Pemkot Surabaya juga memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi. Tidak hanya menggandeng perguruan tinggi negeri (PTN), pemerintah kota membuka peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi swasta (PTS).

Saat ini, sebanyak 15 PTN, baik di Surabaya maupun luar daerah, telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan Pemkot Surabaya.

Selain bantuan biaya pendidikan berupa Uang Kuliah Tunggal (UKT), penerima Beasiswa Pemuda Tangguh 2026 juga akan mendapatkan uang saku.

Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya hidup mahasiswa selama menempuh pendidikan.

Sementara itu, Kepala Bidang Kepemudaan Disbudporapar Kota Surabaya, Erringgo Perkasa, menjelaskan bahwa perubahan skema Beasiswa Pemuda Tangguh merupakan hasil evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program sejak 2024.

“Penyesuaian skema dilakukan berdasarkan evaluasi program, kemampuan fiskal daerah, serta arah kebijakan Pemkot Surabaya untuk memperluas penerima manfaat secara berkelanjutan,” kata Erringgo.

Berdasarkan data Disbudporapar, jumlah penerima Beasiswa Pemuda Tangguh terus meningkat setiap tahun.

Pada 2024 tercatat sebanyak 3.186 penerima, naik menjadi 3.502 penerima pada 2025, dan melonjak tajam pada 2026 menjadi 23.820 penerima.

Kenaikan juga terjadi pada alokasi anggaran. Pada 2024, anggaran program tercatat sebesar Rp46,27 miliar, meningkat menjadi Rp71,51 miliar pada 2025, dan diproyeksikan mencapai Rp190,56 miliar pada 2026.

Menurut Erringgo, pelaksanaan Beasiswa Pemuda Tangguh 2026 akan mengacu pada regulasi kepala daerah dan petunjuk teknis yang saat ini masih dalam tahap pembahasan.

Regulasi tersebut mencakup perluasan sasaran penerima, penyesuaian skema bantuan UKT dan uang saku, serta penguatan prinsip pemerataan dan akuntabilitas.

Sasaran penerima beasiswa adalah pemuda ber-KTP dan berdomisili di Surabaya, berasal dari keluarga kurang mampu, memiliki IPK minimal 3,00, serta telah diterima di salah satu PTN mitra.

Program ini juga memprioritaskan pemuda dari kelompok rentan yang memiliki motivasi dan komitmen akademik tinggi.

Selain 15 PTN yang telah bekerja sama, Pemkot Surabaya juga membuka peluang kemitraan dengan PTS.

Hingga Desember 2025, tercatat enam PTS masih dalam proses menjalin kerja sama untuk pelaksanaan beasiswa pada 2026.

Melalui Program Beasiswa Pemuda Tangguh, Pemkot Surabaya menargetkan peningkatan akses pendidikan tinggi, kelulusan tepat waktu, peningkatan kualitas akademik, serta penguatan daya saing sumber daya manusia (SDM).

Program ini juga diarahkan untuk mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Surabaya.

“Konsep 1 KK 1 Sarjana menjadi salah satu target utama, agar lulusan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan berkontribusi bagi pembangunan daerah,” pungkas Erringgo.(dim) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#surabaya #Pemerintah Kota (Pemkot) #pemuda tangguh #beasiswa