RADAR SURABAYA – Kolaborasi nyata antara dunia industri dan media kembali diwujudkan melalui sinergi Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Radar Surabaya dalam memperkuat literasi digital di kalangan pelajar. Kedua pihak menggelar Workshop Literasi Digital di SMK Negeri 6 Surabaya, Jumat (19/12), sebagai bagian dari program Generasi Terkoneksi (GenSi).
Dalam kegiatan tersebut, sekitar 100 pelajar mendapatkan pembekalan langsung mengenai penggunaan internet secara cerdas, aman, dan produktif. Kolaborasi ini tidak hanya sebatas dukungan program, tetapi juga diwujudkan melalui keterlibatan aktif kedua pihak dalam penyusunan materi hingga pelaksanaan workshop di lapangan.
Program GenSi sendiri merupakan inisiatif literasi digital Indosat yang telah menjangkau berbagai daerah di Indonesia, seperti Papua, Solo, Minahasa Utara, Maumere, Bima, Sumbawa, hingga Mataram, dengan total peserta lebih dari seribu orang. Melalui kolaborasi dengan mitra lokal, termasuk media, Indosat berupaya memperluas dampak edukasi digital yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan daerah.
EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhanegoro, menegaskan bahwa keberhasilan literasi digital tidak bisa dicapai sendiri, melainkan melalui kolaborasi lintas sektor.
“Melalui Generasi Terkoneksi (GenSi), Indosat membangun ekosistem pembelajaran digital bersama mitra lokal, termasuk Radar Surabaya. Media memiliki peran strategis dalam membentuk pola pikir kritis generasi muda. Kolaborasi ini menjadi bagian dari misi kami untuk memberdayakan Indonesia dan menyiapkan generasi muda agar siap bersaing secara global,” ujarnya.
Radar Surabaya mengambil peran aktif tidak hanya sebagai mitra publikasi, tetapi juga sebagai penggerak literasi media. Pemimpin Redaksi Radar Surabaya, Vega Dwi Arista, turut hadir sebagai pemateri dalam workshop tersebut.
“Kami hadir langsung untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan. Kolaborasi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi wujud komitmen kami dalam mendampingi pelajar agar mampu memahami informasi, berpikir kritis, dan bertanggung jawab di ruang digital,” jelas Vega.
Dalam sesi pemaparannya, Vega membawakan dua materi utama, yakni Literasi Media dan Berpikir Kritis Online serta Melawan Misinformasi dan Hoaks di Era AI. Materi tersebut dirancang untuk membekali pelajar agar tidak mudah terpengaruh informasi palsu dan mampu menjadi pengguna media digital yang cerdas.
Kepala SMKN 6 Surabaya, Asyharuddin, S.Pd., S.ST., M.Pd., mengapresiasi kolaborasi antara Indosat dan Radar Surabaya yang dinilainya memberikan manfaat nyata dan langsung dirasakan oleh siswa.
“Kami berterima kasih atas kolaborasi ini. Kehadiran Indosat dan Radar Surabaya memberikan wawasan baru bagi siswa-siswi kami untuk menjadi generasi digital yang kreatif, kritis, dan beretika,” ujarnya.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan ini, Indosat bersama Radar Surabaya optimistis dapat mencetak Generasi Terkoneksi—generasi muda yang tidak hanya cakap secara digital, tetapi juga memiliki nilai, empati, serta tanggung jawab sosial dalam memanfaatkan teknologi. (vga)
Editor : Vega Dwi Arista