RADAR SURABAYA - Tren fashion terus berputar. Setelah beberapa tahun didominasi celana skinny dan slim fit, kini celana model longgar seperti baggy pants dan barrel pants kembali mencuri perhatian, khususnya di kalangan generasi Z di Surabaya.
Baggy pants dikenal sebagai celana dengan potongan longgar dan lebar yang populer sejak era 1990-an.
Identik dengan gaya hip-hop dan streetwear, model ini kini hadir dengan beragam variasi, mulai dari jeans, cargo, hingga barrel pants, sehingga mudah dipadukan untuk gaya kasual hingga semi-formal.
Sementara itu, barrel pants memiliki potongan unik. Bagian pinggul dan paha dibuat mengembang, lalu menyempit perlahan ke arah pergelangan kaki, menyerupai bentuk gentong.
Model ini memberi kesan santai, nyaman, namun tetap stylish.
Fashion stylist Jeje Hadid menilai kembalinya tren celana longgar ini tidak lepas dari kebutuhan anak muda akan kenyamanan sekaligus tampilan yang modis. Namun, menurutnya, padu padan tetap perlu diperhatikan.
“Sekarang kan celana baggy dan barrel lagi tren di kalangan Gen Z. Jadi untuk mix and match-nya harus diperhatikan, terutama permainan warna. Tidak hanya fokus di bentuk atau model saja,” ujar Jeje, di Ciputra World Surabaya (CWS) Rabu (17/12).
Ia menyarankan, ketika sudah mengenakan celana dengan potongan besar, sebaiknya dipadukan dengan atasan yang lebih ramping.
“Kalau bawahannya baggy atau oversized, atasannya bisa slim fit atau regular supaya tetap seimbang,” katanya.
Jeje juga melihat tren ini digemari karena mampu menyamarkan bentuk tubuh.
“Celana baggy sekarang mungkin dipilih karena banyak orang ingin menutupi bagian tubuh yang terlihat besar, sehingga tampak lebih slim,” tambahnya.
Agar tampilan tidak monoton, Jeje menyarankan penambahan detail kecil. “Bisa ditambah patch di bagian tertentu atau aksesoris kecil supaya terlihat lebih variatif,” jelasnya.
Khusus untuk denim, ia mengingatkan agar tidak menggunakan lebih dari tiga tone warna.
“Denim itu outfit yang timeless, jadi tetap aman dipakai kapan saja,” ujarnya.
Tren ini juga ditangkap oleh brand fesyen global. Stiffen Andika, Country Marketing Lead Levi’s Indonesia, mengatakan pihaknya bahkan menggelar agenda khusus bertajuk Baggy Season.
“Saat ini model baggy loose memang sedang tren di kalangan anak muda Indonesia. Setelah sebelumnya era skinny dan slim, sekarang bergeser ke baggy karena dianggap lebih nyaman,” kata Stiffen.
Menurutnya, Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia masih menjadi pasar penting bagi produk denim.
“Di Surabaya, keberadaan brand Levi’s masih menjadi top of mind untuk denim,” ucapnya.
Ia menambahkan, koleksi baggy loose Levi’s saat ini didominasi peminat dari kalangan anak muda.
“Masih lebih banyak digunakan anak muda dibanding generasi yang lebih mature,” jelas Stiffen.
Meski begitu, model klasik tetap bertahan. “Untuk Levi’s sendiri, model 501 masih menjadi yang paling top of mind. Semua kalangan masih banyak memakainya karena itu signature dari Levi’s,” pungkasnya. (sam/opi)
Editor : Nofilawati Anisa