RADAR SURABAYA - Polrestabes Surabaya menggelar razia Rekreasi Hiburan Umum (RHU) di Surabaya, yang berlangsung Jumat (12/12) malam hingga Sabtu dini hari (13/12). Razia dilakukan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kepolisian juga melaksanakan tes urine pada pengunjung.
Dari hasil razia tersebut belum ditemukan pengunjung atau pegawai yang mengonsumsi narkoba di tempat hiburan malam yang menjadi sasaran.
Kabagops Polrestabes Surabaya AKBP Wibowo mengatakan razia tempat hiburan malam bukan semata penindakan, melainkan langkah preventif untuk meminimalkan potensi gangguan kamtibmas.
Pihaknya menekankan pentingnya pendekatan humanis namun tetap tegas, terutama dalam mencegah peredaran narkoba, pelanggaran hukum, serta potensi tindak kriminal yang kerap muncul di malam hari.
Menurutnya, kehadiran polisi di tengah aktivitas malam masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menjadi pengingat bahwa hukum hadir untuk melindungi semua pihak. Setiap personel diminta menjalankan tugas secara profesional, mengutamakan keselamatan, dan menjunjung tinggi etika kepolisian.
Kronologi Razia RHU Polrestabes Surabaya dan Hasil Tes Urine
Ratusan personel gabungan unsur satuan intelkam, reskrim, resnarkoba, lantas, samapta, polwan, humas, sidokkes, baglog, hingga provost diterjunkan.
Usai apel, seluruh personel bergerak melaksanakan razia ke sejumlah lokasi hiburan malam. Salah satunya Valhalla yang berlokasi di Jalan Kombes Pol M. Duryat, Surabaya. Lokasi tersebut dipilih sebagai bagian dari upaya pengawasan rutin terhadap tempat-tempat yang memiliki potensi kerawanan, khususnya pada malam akhir pekan.
"Razia dilakukan dengan mengedepankan pemeriksaan secara selektif dan profesional, baik terhadap pengelola, pengunjung, maupun aspek perizinan dan ketertiban umum. Pendekatan persuasif tetap menjadi prioritas, namun tindakan tegas disiapkan apabila ditemukan pelanggaran hukum," ungkapnya, Minggu (14/12).
Dalam razia tersebut petugas melakukan tes urine terhadap 8 orang terdiri empat perempuan dan empat laki-laki di tempat hiburan malam. Dari hasil tes urine 8 orang tersebut hasilnya negatif narkoba.
Menurut Wibowo, upaya menjaga keamanan kota tidak bersifat insidental, melainkan dilakukan secara berkelanjutan. Razia tempat hiburan malam menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan ruang publik yang aman, nyaman, dan bebas dari aktivitas melanggar hukum.
"Polrestabes Surabaya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga ketertiban lingkungan masing-masing. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat dinilai sebagai kunci utama dalam mewujudkan Surabaya yang aman, tertib, dan kondusif, baik siang maupun malam hari," tandasnya. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto