RADAR SURABAYA- Merangkul masyarakat bisa dengan berbagai cara. Ini pula yang dilakukan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dengan menggelar makan bersama di Kampung Tangguh Bebas Narkoba, di Pasar Burung, Jalan Putat Jaya, Surabaya, Rabu (10/12). Kampung ini menjadi simbol perubahan stigma negatif masyarakat.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan mengatakan, memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para relawan, tokoh masyarakat, serta jajaran kepolisian, utamanya Satresnarkoba Polrestabes Surabaya yang berkomitmen menjaga daerah ini bebas dari narkoba.
"Namun demikian, perubahan ini harus terus dijaga. Jangan sampai Putat Jaya kembali mundur atau lengah terhadap ancaman narkoba yang setiap saat bisa datang dengan modus baru yang mungkin tidak kita sadari," tegasnya.
Momen ini, kata Luthfie, harusnya jadi pengingat bahwa keberhasilan Putat Jaya bukan semata hasil kerja aparat, tetapi buah dari kerja bersama antara Polri dan masyarakat. Dia berkeyakinan bahwa melawan narkoba tidak mungkin dilakukan sendirian.
"Polri dan warga harus berjalan berdampingan, saling menguatkan, dan saling menjaga. Dengan kebersamaan itulah Putat Jaya mampu bangkit, dan dengan kebersamaan pula kita akan memastikan kampung ini tetap menjadi contoh komitmen perlawanan tehadap narkoba," paparnya.
Dalam kegiatan ini, Lutfhie membagikan bingkisan dalam rangka HUT Reserse ke-78. Ia membagikan bingkisan dan makan bersama di lokasi pasar burung.
Ia mengungkapkan, dalam perjalanan 78 tahun pengabdian Reserse Polri bukanlah perjalanan yang mudah. Reserse seringkali bekerja menghadapi risiko besar, dan memikul tanggung jawab berat dalam penegakan hukum.
"Namun di balik seluruh tugas itu, kita diajarkan bahwa penegakan hukum yang baik harus berjalan beriringan dengan kepedulian sosial," katanya.(gun)
Editor : Guntur Irianto