RADAR SURABAYA - Bukan hanya pantai di THP Kenjeran yang berlumpur. Tapi, pantai di dekat Taman Suroboyo juga makin hilang pasirnya. Taman itu justru dipenuhi dengan limbang cangkang kerang.
Siti Khadijah, pengunjung Taman Suroboyo, mengungkapkan wisata pantai itu bagus hanya ketika air pasang. Jika air surut, tempat wisata itu jadi sangat jelek. Karena pesisir pantai di Taman Suroboyo berisi lumpur, bukan pasir.
Dia berharap lumpur disedot dan menimbun dengan pasir.
”Meskipun banyak kerang tajam di pinggiran pantai, anak saya suka main di sini. Jadi tinggal pengawasannya saja,” tutur Khadijah.
Nadia Azzahra Firly, siswi SD yang mengunjungi Taman Suroboyo, ingin perbaikan fasilitas yang lebih ramah anak. Kerang di pantai bikin kaki sakit. Nadia dan temannya berharap arena bermain ada lagi.
”Tapi sekarang arena olahraga gak ada. Jadi gabisa main lagi,” ujarnya.
Uruk Pasir Pantai
Sebelumnya, sedimentasi lumpur di pantai THP Kenjeran dinilai menghambat penataan salah satu aset wisata kota itu. Kepala Badan Bappendalitbang Surabaya Irvan Wahyudrajat menjelaskan, THP Kenjeran di sisi selatan akan dibangun tanggul laut atau break water serta pengurukan pasir pantai. Pengerjaan itu mendukung pengembangan kawasan pesisir timur.
”Ini untuk menunjang di pengembangan di pesisir timur. Tentunya dengan memperhatikan aspek lingkungan sosial dan ekonomi,” jelasnya. (ida/ata/jun)