RADAR SURABAYA - Aksi balap liar masih sering terjadi di jalanan Kota Surabaya. Polrestabes Surabaya meningkatkan patroli malam hingga dini hari untuk mencegah balap liar dan menjaga kondusifitas Kota Surabaya. Selain itu polisi juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk merumuskan solusi bersama.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan mengatakan, Polrestabes Surabaya telah menggelorakan patroli hoofdbureau menyala untuk malam hari.
Salah satu tujuannya adalah untuk mencegah balap liar dan menjaga kondusifitas Kota Surabaya. "Hoofberau menyala kita gelar sepanjang malam hingga dini hari. Sementara kita terus lakukan kegiatan patroli untuk titik-titik krusial (rawan) dijadikan aksi balap liar," ujarnya, Minggu (7/12).
Diketahui pada Kamis (4/12) dini hari polisi telah mengamankan 16 motor yang diduga hendak dipakai balap liar di kawasan Jalan Ngagel dan Jalan Diponegoro. Sebagian besar pengendara masih anak di bawah umur.
Anak-anak yang kedapatan balap liar kemudian dipanggil orang tuanya dan pihak sekolah untuk dilakukan pembinaan. Menurut Lutfhie, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk merumuskan solusi terkait balap liar.
"Solusi permanen harus dirumuskan. Kalau hanya untuk razia tidak akan berhenti hampir tiap malam kita razia toh terus ada. Artinya perlu pemikiran yang komprehensif pemikiran bersama untuk menyelesaikan bagaimana mungkin menyiapkan untuk anak-anak bisa menyalurkan hobi," terangnya. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto