Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

ITS Berikan Pendampingan Manajemen Keuangan untuk Wisata Lembah Serimpi Magetan

Lainin Nadziroh • Sabtu, 6 Desember 2025 | 13:57 WIB
PENDAMPINGAN: Tim Abmas ITS saat melakukan pendampingan manajemen keuangan untuk Wisata Lembah Serimpi, Magetan.
PENDAMPINGAN: Tim Abmas ITS saat melakukan pendampingan manajemen keuangan untuk Wisata Lembah Serimpi, Magetan.

RADAR SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui Prodi Studi Pembangunan, Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital (FDKBD), kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Abmas) di Kabupaten Magetan.

Kegiatan ini merupakan program rutin yang setiap tahun mendapatkan pendanaan dari Dana Unit Kerja ITS sebagai bentuk komitmen kampus dalam memperkuat kapasitas masyarakat melalui pendampingan teknologi dan tata kelola.

Pada tahun ini, Abmas difokuskan pada optimalisasi pengelolaan keuangan destinasi wisata Lembah Serimpi, Desa Randugede, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.

Program ini diketuai oleh Lienggar Rahadiantino, SE., M.Sc., dengan anggota tim: Dr. Tony Hanoraga, SH., MH.; Dr. Windiani, S.Sos., M.Si.; Drs. Zainul Muhibbin, M.Fil.I; Dra. Endang Susilowati, M.Kes.; Yuni Setyaningsih, S.K.Pm., M.Sc.; Khairun Nisa, S.IP., MA; Niken Prasetyawati, SH., MH; Drs. Moh. Saifuloh, M.Fil.I; dan Dr. Sonny Harry Budiutomo Harmadi, S.E., M.E.

Kegiatan Abmas ini berangkat dari temuan awal bahwa sistem keuangan pengelola wisata masih dilakukan secara manual dan belum terdokumentasi dengan baik.

Hal tersebut menyebabkan keterlambatan pelaporan, kesulitan memantau arus kas, serta minimnya transparansi kepada masyarakat dan pemerintah desa.

Sebagai upaya perbaikan, tim ITS memberikan pelatihan penggunaan aplikasi Kasir Pintar serta pendampingan penyusunan laporan keuangan bagi bendahara, kasir tiket, hingga pengelola UMKM di kawasan wisata.

Digitalisasi Transaksi Melalui Kasir Pintar
Dalam sesi pelatihan, peserta diperkenalkan aplikasi berbasis Android untuk mencatat transaksi secara otomatis, menghasilkan laporan harian, hingga rekapitulasi pendapatan berdasarkan kategori seperti tiket masuk, parkir, kios UMKM, dan wahana permainan.

Pelatihan dilengkapi praktik langsung untuk memastikan pengelola mampu mengoperasikan aplikasi secara mandiri.

KOMPAK: Tim Abmas ITS bersama dengan pengurus wisata Lembah Serimpi Magetan, foto bersama usai pemaparan tentang pengelolaan keuangan destinasi wisata.
KOMPAK: Tim Abmas ITS bersama dengan pengurus wisata Lembah Serimpi Magetan, foto bersama usai pemaparan tentang pengelolaan keuangan destinasi wisata.

“Sebelumnya pencatatan dilakukan secara manual menggunakan buku kas harian sehingga rawan salah dan terlambat. Dengan kasir pintar, pencatatan menjadi real time dan jauh lebih akurat. Ini menjadi langkah awal menuju pengelolaan keuangan yang transparan dan profesional,” ujar Lienggar Rahadiantino, Ketua Tim Abmas ITS.

Penguatan Kapasitas Penyusunan Laporan Keuangan
Pada sesi lanjutan, tim ITS melatih pengelola dalam penyusunan buku kas, laporan laba rugi, dan neraca menggunakan format yang lebih sistematis.

Sebelum pelatihan, sebagian besar laporan hanya dibuat melalui Excel sederhana dan sulit dipahami pemangku kepentingan.

Setelah pendampingan, pengelola mampu menyusun laporan pendapatan dan biaya secara terstruktur, termasuk mencatat pembagian hasil dan perencanaana lokasi anggaran untuk pengembangan wahana wisata.

Lienggar menambahkan, laporan keuangan yang rapi tidak hanya untuk administrasi, tetapi juga menjadi dasar penting dalam pengajuan pendanaan ke pemerintah atau mitra swasta. Ini membuka peluang besar bagi pengembangan Lembah Serimpi kedepan.

Program ini memberikan manfaat strategis bagi penguatan tata kelola desa wisata.

Digitalisasi transaksi meningkatkan akuntabilitas, sementara laporan keuangan yang terdokumentasi dengan baik memperkuat kepercayaan masyarakat serta investor potensial.

Tim Abmas ITS menegaskan bahwa keberhasilan program ini menjadi contoh penerapan teknologi untuk mendorong good financial governance di sektor pariwisata desa.

BERBAGI: Dengan seksama, Tim Abmas menjelaskan cara pengelolaan keuangan transaksi digital lewat Kasir Pintar.
BERBAGI: Dengan seksama, Tim Abmas menjelaskan cara pengelolaan keuangan transaksi digital lewat Kasir Pintar.

ITS merekomendasikan adanya pendampingan lanjutan serta integrasi data antara aplikasi kasir pintar dengan sistem pelaporan berbasis cloud.

Selain itu, literasi keuangan bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi wisata juga dinilai penting untuk memperkuat ekonomi lokal.

Program ini sejalan dengan komitmen ITS dalam mendukung pengembangan desa wisata dan peningkatan kapasitas masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan. (*)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#its #magetan #Pengabdian kepada masyarakat #Manajemen Keuangan #abmas its #pendampingan #Lembah Serimpi #digital marketing #Radar Surabaya