Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Begal Motor di Jalan Karah Surabaya, Delapan Pelaku Ditangkap, Enam Anggota Perguruan Silat

M. Mahrus • Sabtu, 6 Desember 2025 | 00:09 WIB
DIRINGKUS: Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan menginterogasi tersangka. Delapan pelaku begal di Jalan Karah, Surabaya, ditangkap. (MAHRUS/RADAR SURABAYA)
DIRINGKUS: Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan menginterogasi tersangka. Delapan pelaku begal di Jalan Karah, Surabaya, ditangkap. (MAHRUS/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Polisi menangkap delapan pelaku begal dan pengeroyokan terhadap korban MA, 17, di Jalan Karah, Jambangan, Surabaya. Enam tersangka merupakan anggota salah satu kelompok perguruan silat.

Tersangka AGA, 18, warga Jalan Donowati, UMR, 19, warga Jalan Simo Jawar, HDR, 19, warga Putat Gede, GLG, 18, warga Simo Katrungan Kidul, SLM, 19, warga Simomulyo Baru, DRN, 17, warga Ngaglik, SVA, 17, warga Lakarsantri, dan RVN, 14, warga Ngaglik.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan mengatakan, terkait kasus pencurian dengan kekerasan dan pengeroyokan yang viral di Jalan Karah setelah dilakukan penyelidikan Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap 8 tersangka. 

"Yang dihadirkan ada lima karena yang tiga merupakan anak di bawah umur. Masih ada 6 orang lagi pengejaran," ujarnya di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (5/12).

Lutfhie menjelaskan, tersangka AGA merupakan otak aksi pencurian dengan kekerasan dan pengeroyokan terhadap korban. 

Awalnya, tersangka AGA mengajak teman- temannya untuk kumpul di lapangan edrek Jalan Simohilir untuk merayakan teman yang ulang tahun dan kumpul pesta minuman keras, Sabtu malam (29/11). Mereka membeli 7 botol miras jenis arak Bali. 

"Mereka minum bersama kurang lebih 30 orang. Lalu mulai minum jam 8 - 12 malam. Warga sekitar resah mereka diusir. AGA lalu mengajak konvoi cari lawan dalam kondisi mabuk. Mereka konvoi ke arah Jalan Karah," terangnya. 

Dijelaskan Lutfhie, kelompok tersangka sebelum sampai di TKP, sempat melintasi di Jalan Karah melewati orang-orang duduk di pinggir jalan. Rombongan tersangka sempat blayer-blayer. Warga yang resah meneriaki kelompok tersangka.

Karena diteriaki warga, kelompok tersangka marah putar balik hendak melakukan upaya penyerangan kepada warga. Bahkan mereka membawa bambu dan kayu untuk memberikan perlawanan.

Namun saat melintas di Jalan Karah kemudian kelompok tersangka bertemu dengan korban MA yang berboncengan mengendarai motor Honda Beat. "Korban dihadang oleh salah satu tersangka UMR dengan palang tangan. Korban jatuh dan dipukuli bersama-sama. Korban tidak sempat lari, motor dirampas," tuturnya.

Setelah motor dirampas, kawanan tersangka kabur. Motor kemudian dijual oleh tersangka AGA dan ER di wilayah Madura laku Rp 3 juta. Uang tersebut kemudian dibagi dua oleh tersangka AGA dan UMR. Polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya. (rus/gun)

Editor : Guntur Irianto
#identitas #korban #terekam cctv #Berita Kriminal Terbaru #pengeroyokan #pemukulan #sepeda #madura #begal #motor #jalan karah #pelaku #penganiayaan #pesilat #Berita Kriminal Hari Ini #curanmor di surabaya #jambangan #jual #pemuda #dikeroyok #perguruan silat #begal di surabaya #remaja #Motif #polrestabes surabaya #kronologi #berita kriminal surabaya