RADAR SURABAYA – Tangan Neneng begitu mahir saat mencampur warna untuk digoreskan ke kanvas.
Teman difabel tuna grahita ini memang sedang fokus mengerjakan salah satu hasil karya yang akan dipamerkan di pameran seni Duniaku Seru #SetaraBerkarya.
Tak hanya Neneng, ada puluhan difabel di bawah naungan UPTD Kampung Anak Negeri dan Komunitas Disabilitas Berkarya yang karyanya dapat dilihat di area lobby Dafam Pacific Caesar Surabaya hingga 3 Januari 2026.
General Manager Dafam Pacific Caesar Surabaya, Hogi Budiarto menyampaikan pameran ini menjadi salah satu wujud dukungannya untuk menciptakan ruang apresiasi inklusif bagi karya-karya para difabel.
“Kami percaya kalau setiap anak punya dunia yang seru dan penuh potensi. Sehingga tepat di Hari Disabilitas Internasional, kami buka ruang yang setara agar mereka dapat menunjukkan karya terbaik dan dapat apresiasi layak,” ucapnya, Rabu (3/12).
Tak hanya memajang karya lukisan ekpresif penuh warna, teman difabel ini juga memamerkan beragam kerajinan tangan. Semuanya dibuat handmade berdasar hasil kreativitas mereka.
“Setiap karya punya cerita, rasa berani, dan semangat untuk terus berkembang. Semoga langkah kecil ini menjadi bagian dari gerakan besar untuk membangun masyarakat yang lebih inklusif,” tambah Hogi.
Tidak berhenti di pameran lukisan dan kerajinan tangan, kolaborasi antara Dafam Pacific Caesar Surabaya, Disabilitas Berkarya, dan UPTD Kampung Anak Negeri juga ditunjukkan melalui lomba fotografi untuk teman-teman difabel pada Minggu (14/12) melalui website melihatbersama.com.
“Kami berharap kegiatan-kegiatan yang diadakan ini dapat membuka mata hati publik bahwa yang dibutuhkan para sahabat difabel adalah kesempatan dan ruang yang setara. Mari rayakan keberagaman talenta yang mereka punya,” pungkas Sales & Marketing Manager Dafam Pacific Caesar Surabaya, Edy Santoso. (rul)
Editor : Nofilawati Anisa