Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Surabaya Fokus Pendidikan Anak Usia Dini, Siapkan Beasiswa dan Bangun PAUD Negeri

Dimas Mahendra • Rabu, 3 Desember 2025 | 17:27 WIB

 

Pemkot Surabaya memastikan seluruh anak usia dini memperoleh akses pendidikan berkualitas.
Pemkot Surabaya memastikan seluruh anak usia dini memperoleh akses pendidikan berkualitas.

RADAR SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya bersama Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani, menetapkan roadmap PAUD 2026 dengan fokus pada pemberian beasiswa prasekolah dan pembangunan sekolah baru.

Langkah ini menjadi strategi penting dalam memastikan seluruh anak usia dini memperoleh akses pendidikan berkualitas sejak awal.

Pertemuan yang digelar melalui Rapat Koordinasi (Rakor) di Ruang Sidang Wali Kota, Selasa (2/12), juga menyelaraskan rencana anggaran PAUD dengan kebijakan nasional Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.

Rakor tersebut memantapkan tiga fokus kebijakan utama di tingkat daerah, ykni penguatan karakter anak usia dini melalui program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, implementasi Wajib Belajar 13 Tahun yang mencakup satu tahun prasekolah, dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik PAUD.

Bunda PAUD Surabaya, Rini Indriyani, menegaskan pentingnya validasi data di lapangan agar intervensi tepat sasaran.

“Langkah awal yang akan kami lakukan adalah menyelaraskan data secara komprehensif. Ini penting agar intervensi yang diberikan tepat sasaran, baik untuk anak yang belum bersekolah, yang berpindah domisili, maupun yang memiliki kondisi khusus,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Surabaya menyiapkan beasiswa prasekolah bagi anak-anak yang belum mengenyam pendidikan.

Selain itu, tiga PAUD negeri baru akan dibangun di wilayah prioritas untuk memberikan akses pendidikan gratis bagi keluarga kurang mampu.

“Tiga sekolah negeri ini, yang akan difokuskan pada lima wilayah prioritas, diharapkan memberikan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,” tambah Rini.

Program PAUD Surabaya 2026 akan diperkuat dengan kolaborasi lintas OPD, perguruan tinggi, dan mitra organisasi.

“Kolaborasi saat ini memang banyak dengan UNESA, namun tahun depan kita akan memperluas kerja sama dengan universitas lainnya. Inovasi juga menyasar peningkatan kompetensi guru melalui program seperti Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL),” ujarnya.

Rini menegaskan bahwa masukan dari Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan akan diintegrasikan dalam agenda 2026.

“Pada tanggal 9 Desember 2025 mendatang, kami akan menyatukan semua usulan dan masukan dari OPD, serta secara aktif mengumpulkan masukan dari mitra organisasi dan Bunda PAUD tingkat

Kecamatan serta Kelurahan. Semua usulan ini akan menjadi penguat rencana kerja di tahun 2026,” jelasnya.

Direktur PAUD Kemendikbud RI, Nia Nurhasanah, yang hadir secara daring, menilai rakor ini sebagai momentum refleksi dan perencanaan.

“Kegiatan ini sangat strategis. Ini adalah momentum refleksi dan perencanaan untuk memastikan langkah tahun 2026 semakin terarah,” tandasnya.

Roadmap PAUD Surabaya 2026 menegaskan komitmen Pemkot dalam memperluas akses pendidikan anak usia dini melalui beasiswa prasekolah, pembangunan PAUD negeri baru, serta kolaborasi lintas sektor.  Dengan langkah ini, Surabaya berharap dapat mencetak generasi unggul sejak usia dini.

“Program ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan anak-anak Surabaya. Kami ingin memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan sejak awal,” pungkas Rini Indriyani. (dim/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#paud #Beasiswa PAUD #surabaya #Bunda PAUD #pendidikan #pemkot surabaya