Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Bukan Like and Dislike, Cak Eri Tegaskan Seleksi Kepala Dinas di Pemkot Surabaya Berdasarkan Hasil Tes

Dimas Mahendra • Selasa, 2 Desember 2025 | 17:24 WIB
SESUAI PROSEDUR: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pastikan seleksi kepala dinas dilaksanakan sesuai hasil tes.(IST/RADAR SURABAYA)
SESUAI PROSEDUR: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pastikan seleksi kepala dinas dilaksanakan sesuai hasil tes.(IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi memasuki babak baru dalam rekrutmen jabatan kepala dinas. Sejumlah kandidat yang terdaftar telah melakukan proses fit and proper test di hadapan Wali Kota Surabaya dan panelis. Hasil tes seleksi ini akan mempengaruhi kelayakan para kandidat.

Seleksi itu diikuti enam ASN terbaik untuk dua kursi kepala dinas yang kosong, yakni Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP (DPMPTSP) serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP). Masing-masing peserta memaparkan proposal inovasi yang wajib menguraikan output dan outcome yang terukur, sesuai arah kebijakan pembangunan kota.

Berkaitan dengan seleksi tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan bahwa penilaian tidak akan dipengaruhi hubungan personal, kedekatan, atau faktor politis. Seluruh proses harus kembali pada data hasil tes, paparan inovasi, dan kemampuan peserta memahami problem Surabaya. Bukan like and dislike antar personal di jajaran birokrasi.

“Bukan penilaian yang suka atau tidak suka. Sampaikan semua kemampuannya, siapa yang mampu silakan ambil jabatan itu,” tegas orang nomor satu di Surabaya itu.

Eri menekankan bahwa pejabat yang terpilih nantinya akan diminta mempertanggungjawabkan hasil kerjanya secara konkret. Jika outcome tidak dicapai, maka jabatan bisa dicopot sewaktu-waktu.

“Teman-teman harus bisa mempertanggungjawabkan output dan outcome-nya. Apa yang bisa diubah menuju kesejahteraan masyarakat, itu yang saya nilai,” tambahnya.

Selain kemampuan teknis, Eri juga menggarisbawahi satu syarat penting yaitu keberanian dalam mengambil keputusan. Menurutnya, Surabaya membutuhkan kepala dinas yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berani keluar dari zona nyaman.

“Kepala dinas butuh wani untuk mengambil keputusan. Kepala dinas harus berani ini,” pesannya.

Terkait kursi kepala dinas lain yang masih belum ada pendaftar, Eri memastikan bahwa seleksi untuk jabatan JPT lainnya akan kembali dibuka pada Januari 2026 mendatang. Prinsipnya tetap sama, jabatan harus diraih melalui hasil, bukan kedekatan.

Untuk memastikan objektivitas, Pemkot menghadirkan lima panelis ahli lintas bidang, mulai dari akademisi UNAIR, ITS, hingga BKD Provinsi Jawa Timur. Keterlibatan akademisi dan lembaga provinsi ini dipuji oleh Prof. Dr. Nuri Herachwati dari FEB UNAIR.

“Dengan melibatkan akademisi dan Pemprov Jatim, harapannya seleksi ini benar-benar akurat,” ujarnya.

Prof Nuri juga mengingatkan bahwa pejabat yang terpilih harus memahami karakter Surabaya sebagai kota kelas dunia, bukan sekadar kota besar tingkat nasional.

Di sisi lain, Kepala BKD Jawa Timur, Indah Wahyuni, menyebut enam peserta yang mengikuti tahapan wawancara semuanya berada di Box 9, yaitu kategori talenta terbaik berdasarkan manajemen talenta nasional.

“Menurut saya, dari 6 peserta ini mempunyai kemampuan yang berimbang dan wawasan yang sangat bagus terkait organisasi perangkat daerah yang dilamar,” jelasnya.

Indah menilai inovasi para kandidat sudah sesuai sasaran, sehingga saat terpilih nanti mereka bisa langsung “tune in” terhadap target yang ditetapkan wali kota.

Seleksi JPT Pratama yang digelar kali ini disebut sebagai bagian dari agenda besar reformasi birokrasi Pemkot Surabaya dalam menciptakan sistem promosi jabatan yang murni berbasis kompetensi, kinerja, dan pengukuran objektif.

Dengan model seleksi ini, Pemkot Surabaya ingin memastikan bahwa para kepala dinas yang terpilih bukan hanya kompeten dan berintegritas, tetapi juga mampu menjawab tantangan kota modern dengan kinerja yang terukur, adaptif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (dim/gun)

Editor : Guntur Irianto
#berita pemerintahan #seleksi #Wali Kota #Test #kepala dinas #tes #pemkot #terbaru #pejabat #berita surabaya #berita surabaya hari ini #CAK ERI #jabatan #PROPER #wali kota surabaya #pemkot surabaya #Rekrutmen #Eri Cahyadi #kosong #calon #Hasil